
Bupati Buol Minta Kenaikan Gaji

Masyarakat tidak mau tahu berapa gaji bupati. Apalagi kalau kita ketemu masyarakat miskin, tidak tega rasanya kalau kita tidak membantu," kata Amran.
Palu, (ANTARA Sulteng) - Bupati Buol, Sulawesi Tengah, Amran Batalipu, MSi meminta kepada pemerintah pusat agar menaikkan gaji pejabat daerah karena gaji saat ini sudah 13 tahun tidak pernah naik.
"Gaji bupati itu hanya Rp6,1 juta per bulan. Itu sudah berlaku sejak tahun 1999 sesuai peraturan pemerintah Nomor 109/1999," kata Bupati Buol Amran Batalipu di hadapan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar di Palu, Selasa malam.
Azwar Abubakar hadir di Palu dalam rangka menyosialisasikan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi di lingkungan pemerintah provinsi kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. Ia didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola.
Menurut Amran Batalipu, gaji bupati saat ini tidak cukup mengingat tingginya beban seorang pejabat daerah kepada masyarakatnya.
"Masyarakat tidak mau tahu berapa gaji bupati. Apalagi kalau kita ketemu masyarakat miskin, tidak tega rasanya kalau kita tidak membantu," kata Amran.
Dia mengatakan standar gaji saat ini sudah perlu ditinjau kembali dengan mengubah peraturan pemerintah Nomor 109/1999 tentang tunjangan pejabat negara. Kebijakan pemerintah tentang gaji pejabat tersebut belum pernah mengalami perubahan sejak Presiden RI dijabat BJ Habibie.
"Tunjangan lain ada, seperti beras dan kesehatan, tetapi kan dalam bentuk barang dan asuransi," katanya.
Amran tidak bersedia memberikan usulan berapa sesungguhnya standar gaji bupati yang ideal kecuali mengemukakan bahwa Indonesia memang masih belum bisa sebanding dengan Australia yang gaji bupatinya mencapai Rp100 juta per bulan.
"Tidak perlu seperti Australia, yang penting ada kenaikan," katanya.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar mengatakan, pemerintah akan mengkaji gaji pejabat negara dan diperkirakan akan mengalami kenaikan.
"Kalau tidak bisa tahun ini, ya awal tahun depan," kata Azwar. (A055)
Pewarta :
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
