Logo Header Antaranews Sulteng

Pusdatina: 12.699 orang di Sulteng terinfeksi COVID-19

Selasa, 18 Mei 2021 06:19 WIB
Image Print
Petugas gabungan mengingatkan pedagang dan warga untuk selalu menggunakan masker saat melaksanakan operasi yustisi COVID-19 di Pasar Tradisional Tawaeli di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (11/5/2021). ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/wsj.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Haris Kariming menyatakan 12.699 orang berada di 13 kabupaten dan satu kota di Sulteng terinfeksi SARS-CoV-2 atau COVID-19.

"Dari 12.688 orang tersebut, 11.886 orang dinyatakan telah sembuh, 351 orang meninggal dunia dan 462 orang masih menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat," katanya di Kota Palu, Senin malam.

Hari ini 79 pasien COVID-19 dinyatakan telah sembuh. 79 orang tersebut berada di sejumlah daerah, antara lain 46 orang di Kota Palu, 17 orang di Kabupaten Poso, sembilan orang di Morowali, enam orang di Banggai, dan satu orang di Donggala.

Sebanyak 14 orang terkonfirmasi COVID-19 hari ini, meliputi 10 orang di Kabupaten Parigi Moutong, satu orang di Poso, Donggala, Banggai, dan Kota Palu.

"Adapun dua pasien COVID-19, masing-masing satu orang di Kabupaten Donggala dan satu orang di Banggai dinyatakan meninggal dunia hari ini,"ujarnya.

Haris meminta masyarakat agar mendukung tim pengawas Dinas Kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.

Selain itu, ia mengimbau warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19.

"Caranya dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan. Langkah tersebut sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng," katanya.



Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026