
SE-2016 Jadi Pijakan Pemerintah Dalam Kebijakan Ekonomi
Senin, 9 Mei 2016 19:54 WIB

Sensus ekonomi bertujuan untuk mendata kegiatan ekonomi yakni semua sektor usaha dari skala mikro sampai besar
Manado, (antarasulteng.com) - Sensus Ekonomi 2016 (SE-2016) akan menjadi pijakan pemerintah dalam mengambil kebijakan ekonomi di daerah maupun secara nasional.
"Sensus ekonomi bertujuan untuk mendata kegiatan ekonomi yakni semua sektor usaha dari skala mikro sampai besar," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Moh Edy Mahmud di Manado, Senin.
Dia mengatakan dengan adanya sensus ekonomi akan membantu pemerintah pusat dan daerah untuk mengeluarkan kebijakan dalam bidang pembangunan ekonomi.
Sensus Ekonomi 2016 itu bertujuan mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian, sebagai landasan dalam penyusunan kebijakan, perencanaan dan evaluasi pembangunan.
"Sensus Ekonomi 2016 ini dilakukan di seluruh daerah NKRI, mencakup semua aktivitas ekonomi dan skala ekonomi usaha, kecuali sektor pertanian," ujarnya.
Menurutnya, tujuan khusus dari penyelenggaraan kegiatan 10 tahunan itu adalah memberi gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi, memperoleh informasi dasar yang mencakup semua sektor ekonomi, mengetahui karakteristik usaha di Indonesia dan mengetahui daya saing bisnis di Indonesia.
Dia menjelaskan Sensus Ekonomi 2016 mencakup usaha/perusahaan yang bertempat, seperti permanen (mal, kantor, dan hotel), lokasi tidak tetap (kaki lima dan pasar kaget), usaha keliling (tukang bakso dan sol sepatu), dan rumah tangga (warung atau pulsa telepon).
Selain itu, kegiatan yang merupakan amanat Undang-undang No.16/1997 tentang Statistik ini juga mencakup pelaku usaha, mulai dari pemerintah, lembaga nonprofit, korporasi, hingga rumah tangga.
Dia mengungkapkan jumlah petugas yang diturunkan dalam SE-2016 di Sulut berjumlah 3.197 orang.
Nantinya mereka akan disebar ke berbagai daerah untuk kemudian melakukan pendataan.
"Door to door yang kami lakukan untuk pendataan tersebut," ungkapnya.
Survei yang dilakukan bukan hanya di usaha-usaha besar saja, melainkan seluruhnya mulai dari yang mikro sampai dengan besar. "Sehingga memang menyeluruh," ungkapnya.
Selain itu, survei juga akan dilakukan ke rumah ibadah, karena tempat tersebut merupakan masuk ke dalam usaha non profit. "Oleh karena itu kami berharap informasi yang diberikan kepada petugas," ungkapnya.
Sensus Ekonomi dilaksanakan untuk mendapatkan informasi potret utuh perekonomian bangsa, sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional.
Pendataan seluruh sektor usaha secara menyeluruh akan mampu menghasilkan gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi non-pertanian, berikut informasi dasar dan karakteristiknya.
Selain itu juga akan diketahui daya saing bisnis di Indonesia, serta penyediaan kebutuhan informasi usaha.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
