
Pemkab Sigi Andalkan Sektor Pariwisata

Kita punya banyak obyek wisata yang sangat menarik dan unik untuk menggenjot peningkatan perekonomian masyarakat dan juga pendapatan daerah serta perolehan devisa
Palu, (antarasulteng.com) - Pemkab Sigi, Sulawesi Tengah mengandalkan pariwisata sebagai salah satu dari tiga sektor unggulan di daerah itu.
"Kita punya banyak obyek wisata yang sangat menarik dan unik untuk menggenjot peningkatan perekonomian masyarakat dan juga pendapatan daerah serta perolehan devisa," kata Wakil Bupati Sigi Paulina, Selasa.
Ada beberapa obyek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan dalam maupun mancanegara tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Sigi.
Seperti obyek wisata Danau Lindu yang terletak di Kecamatan Lindu pada ketinggian sekitar 2.000 meter dari permukaan laut (mdpl).
Obyek wisata itu mulai banyak dikunjungi wisatawan karena indahnya panorama danau yang dikelilingi hutan menawan yang menjadi tempat berkembangbiak berbagai jenis satwa, termasuk endemik.
Kicaun burung di pagi hari menyambut terbitnya matahari membuat setiap orang yang mengunjungi wilayah tersebut langsung terhipnotis.
Obyek wisata menarik lainnya adalah penangkaran tarius di Desa kadidia, Kecamatan Nokilalaki. Obyek wisata itu juga mulai diminati wisatawan.
Berikutnya adalah penangkaran burung maleo di Desa Saluki di Kecamatan Gumbasa, air terjun di Desa Wera, Kecamatan Dolo Tengah, lokasi olahraga paralayang di Desa Wayu, pegunungan Matantimali, Kecamatan Kinovaro, kerajinan tenunan kain dan baju khas suku Kulawi dan masih banyak lagi obyek wisata unik dan menarik lainnya.
Rata-rata 15 kecamatan di Kabupaten Sigi punya obyek wisata andalan yang jika dikembangkan dengan baik akan memberikan dampak dan kontribusi besar baik bagi perekonomian masyarakat setempat dan pemerintah daerah.
Dia mengakui masih banyak obyek wisata menarik di Kabupaten Sigi yang hingga kini akses jalannya masih belum memadai hanya bisa dilewati jalan kaki.
Ada juga lokasi obyek wisata yang sudah bisa dilewati kendaraan sepeda motor dengan jarak yang cukup jauh, tanpa merincinya.
Akses jalan menuju wilayah-wilayah yang terpencil dan juga ke obyek wisata akan ditingkatkan guna meningkatkan kunjungan wisatawan dan perolehan devisa.
Pewarta : Anas Masa
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
