
Parigi Moutong Diprakirakan Diguyur Hujan Lebat

Palu - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akan diguyur hujan lebat pada Selasa.
Dalam laman BMKG tercatat bahwa Kabupaten Parigi Moutong akan dilanda hujan ringan dan lebat dengan kelembapan 60 hingga 96 persen.
Sementara angin akan berhembus dengan kecepatan sekitar 22 km/jam.
Pada Sabtu (25/8), kabupaten ini dilanda hujan keras selama lima jam sehingga menyebabkan banjir yang memutuskan dua jembatan.
Banjir itu melanda enam desa, yaitu Desa Boyangtongo, Desa Lemusa, Desa Dolago, Desa Gangga, Desa Nambaru, dan Desa Tindaki.
Bencana tersebut juga menelan dua korban jiwa, yakni seorang nenek dan cucunya yang tak sempat menyelamatkan diri ketika banjir menerjang.
Hingga saat ini terdapat sekitar 1.400 pengungsi di sejumlah lokasi. Mereka mengungsi karena ratusan rumah rusak dan terendam bajir.
Pada saat yang sama, banjir juga melanda Kota Palu yang menewaskan dua orang karena terseret banjir.
Lima rumah, dua mobil, dan sejumlah sepeda motor rusak akibat bencana itu.
Achadi SR, Petugas BMKG Stasiun Bandara Mutiara Palu, mengatakan secara umum wilayah Provinsi Sulawesi Tengah juga akan dilanda hujan dengan intensitas sedang.
Ia juga mengimbau kepada warga yang bertempat tinggal di bantaran sungai agar lebih waspada.
BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini tentang potensi hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang di Kabupaten Parigi dan Kabupaten Donggala.
Sementara itu, Kota Palu pada Senin malam (27/8) dan Selasa pagi juga diguyur hujan deras yang menyebabkan sejumlah ruas jalan di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah ini terendam air yang tak tertampung di got. (R026)
Pewarta :
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
