Logo Header Antaranews Sulteng

Sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan hujan pada Sabtu

Sabtu, 16 Mei 2026 11:33 WIB
Image Print
Peta kondisi prakiraan cuaca wilayah DIY dari BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta. ANTARA/HO-Humas BMKG Yogyakarta.

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas kota-kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan berbagai intensitas pada Sabtu.

"Untuk bagian barat Indonesia diwaspadai terdapat potensi hujan petir di Palembang, Banjarmasin, dan Samarinda," kata Prakirawan BMKG Afif dalam siaran prakiraan cuaca di Jakarta, Sabtu.

Selain peringatan hujan yang disertai petir tersebut, BMKG juga memprakirakan beberapa kota besar di wilayah yang sama akan mengalami curah hujan yang lebih rendah.

Lebih lanjut, ia menyebutkan terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang di wilayah Kota Medan, Palangkaraya, dan juga Tanjung Selor.

Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan akan mendominasi sebagian besar wilayah barat lainnya serta Pulau Jawa secara merata.

"Kemudian berpotensi hujan ringan di Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Pangkalpinang, Bandar Lampung, seluruh Pulau Jawa dan Pontianak," ujarnya menambahkan.

Tidak hanya potensi hujan, masyarakat di Kota Banda Aceh diprakirakan akan merasakan kondisi cuaca dengan awan tebal yang menutupi wilayah tersebut.

Adapun untuk wilayah Sumatera lainnya, BMKG menyampaikan adanya potensi udara kabur yang secara khusus akan terjadi di Kota Jambi dan Bengkulu.

Beralih ke pemantauan bagian timur Indonesia, BMKG turut mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi hujan yang disertai petir di wilayah Manado dan Jayawijaya.

"Kemudian berpotensi hujan sedang di Mamuju, Gorontalo, dan Ternate," tuturnya menguraikan kondisi cuaca untuk kawasan timur.

Sebagai penutup, ia merinci sejumlah kota di kawasan tengah dan timur yang berpotensi diguyur hujan ringan, meliputi Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Palu, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Merauke.




Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026