Logo Header Antaranews Sulteng

Prabowo akui sedih saat dapat laporan pejabat lakukan penyelewengan

Sabtu, 16 Mei 2026 11:40 WIB
Image Print
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam peresmian Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). ANTARA/Prisca Triferna

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih ketika mendapatkan laporan terkait jajaran pejabat pemerintah yang melakukan penyelewengan dan memastikan bahwa akan melakukan penindakan tegas meski merupakan orang terdekatnya.

"Saya geleng-geleng kepala, sedih saya bahwa tiap hari saya dapat laporan pejabat-pejabat yang nyeleweng. Saya sedih orang yang angkat, orang yang saya bina, orang yang saya kasih kehormatan diberi jabatan yang penting begitu dia menjabat nyeleweng, nyuri uang rakyat," kata Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan dalam peresmian Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Sabtu yang dipantau daring dari Jakarta.

Prabowo mengatakan kerap menerima Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk arahan lebih lanjut terkait pemeriksaan dilakukan terhadap jajaran yang dekat dengan Presiden.

Merespons hal tersebut, Presiden memerintahkan agar jajaran BPKP untuk terus melanjutkan pemeriksaan kepada orang-orang tersebut.

"Tidak ada, ga ada, mau orang Prabowo, bukan orang Prabowo, dekat sama saya. Ya tidak ada urusan. Kalau ada indikasi terus periksa," kata Presiden menambahkan.

Presiden Prabowo mengingatkan bahwa setiap individu yang diberi kehormatan untuk menjabat sebagai jajaran pemerintah harus lebih berhati-hati dan menjaga diri. Secara khusus menyoroti bahwa ketika diangkat menjadi pejabat maka harus bertanggung jawab terhadap posisi itu kepada negara dan rakyat.

Tidak hanya itu, Prabowo juga menyatakan tidak memberikan toleransi bahkan kepada jajaran dari Partai Gerindra yang dipimpinnya, menyoroti sejumlah pejabat partai yang sudah diproses dan ditahan.

Untuk itu, Kepala Negara meminta agar seluruh aparat pemerintah untuk berbenah dan membersihkan diri dari unsur-unsur korupsi.

Secara khusus Presiden Prabowo mengingatkan kepada masing-masing kepala instansi memastikan bahwa tidak ada aparat yang mendukung kegiatan merugikan masyarakat atau ilegal.





Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026