Dejan/Gloria tak mampu atasi tekanan hadapi Seo/Chae di Korea Open

id Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja,Dejan/gloria,korea open,korea open 2023

Dejan/Gloria tak mampu atasi tekanan hadapi Seo/Chae di Korea Open

Arsip - Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Dejan Ferdinansyah (kanan) dan Gloria Emanuelle Widjaja (kiri) berusaha mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis China Jian Zhen Bang/Wei Ya Xin dalam pertandingan semi final turnamen bulu tangkis BWF Super 100-Indonesia Masters di Platinum Arena, Malang, Jawa Timur, Sabtu (22/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nym.

Jakarta (ANTARA) - Ganda campuran Indonesia Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja mengaku masih belum mampu mengatasi tekanan saat berhadapan dengan wakil tuan rumah Seo Seung Jae/Chae Yu Jung di babak 16 besar Korea Open, Kamis.

Dejan/Gloria harus mengakui keunggulan Seo/Chae melalui laga tiga gim dengan skor 14-21, 22-20, 11-21.

Gloria dalam keterangan tertulis PBSI mengakui dirinya belum memberikan penampilan terbaik saat menghadapi pasangan Korea Selatan tersebut.

“Tetap bersyukur walau hasilnya bukan yang kami inginkan. Saya hari ini bermain kurang all out, kurang memuaskan tapi saya sudah berusaha sebaik mungkin untuk keluar dari tekanan, tapi ini hasilnya,” ungkap Gloria.
 

Ia melanjutkan, pada gim kedua Dejan/Gloria berusaha untuk bermain lebih fokus dan aman dalam pengembalian dan antisipasi bola dari lawan.

“Lebih fokus, lebih safe bolanya, dan bisa lebih kontrol pola permainan. Saya juga coba menenangkan diri saya, menenangkan Dejan dan menenangkan keadaan,” kata dia.

“Sayang di gim ketiga, fokus saya hilang lagi, saya tidak bisa keluar dari tekanan diri sendiri akhirnya banyak melakukan kesalahan. Lawan pun langsung bisa dapat momentumnya sedangkan kami bermain di bawah tekanan,” ujarnya.
 

Sependapat, Dejan mengatakan Seo/Chae bermain bagus di hadapan publik sendiri. Selain itu, Dejan mengatakan kekalahan kali ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan dan turnamen-turnamen mendatang.

“Kami harus lebih meningkatkan fokus, harus lebih siap dengan pola apapun yang diterapkan lawan,” kata Dejan.

“Setelah ini kami akan evaluasi dengan pelatih apa yang harus ditingkatkan atau diperbaiki untuk turnamen selanjutnya,” imbuhnya.
 

Sementara itu, Indonesia menurunkan enam wakil di babak 16 besar Korea Open. Selain Dejan/Gloria, ada Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang juga terhenti langkahnya di 16 besar setelah menghadapi pasangan ganda campuran nomor satu dunia Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong dengan skor 16-21, 17-21.

Lalu untuk ganda putra ada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Lebih lanjut, tunggal putri diwakili oleh Putri Kusuma Wardani dan Gregoria Mariska Tunjung.