
Alasan Ical Jadi Capres

Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie menyatakan, dirinya maju sebagai calon presiden 2014 bukan semata-mata untuk merebut kekuasaan, tapi demi mensejahterakan masyarakat Indonesia.
"Kalau ditanya kenapa saya mau maju sebagai calon presiden. Kalau soal harta, alhamdulillah saya sudah cukup. Kalau untuk popularitas, mungkin tidak. Yang jelas, saat menjabat Menko Kesra, saya banyak melihat pelbagai persoalan bangsa yang belum selesai.
Karena itu, masyarakat Indonesia harus lebih sejahtera dari yang ada sekarang," kata Ketum DPP PG Aburizal Bakrie saat tanya jawab dengan ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) Sahabat ARB Jakarta Utara di Pasar Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu.
Pada pertemuan tersebut sebelumnya dibacakan teks deklarasi sebagai dukungan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie sebagai calon presiden (capres) Partai Golkar.
Acara yang bertajuk "Rakyat Maju, Bangsa Maju" tersebut selain di hadiri Ketua Umum Aburizal Bakrie, turut hadir Wakil Ketua Umum Sharif Cicip Sutardjo, Ketua PP Jawa1 Ade Komarudin, Aulia Rahman, Fuad Hasan Mansyur, Rizal Malarangeng, Ade Supriyatna, Tantowi Yahya, Bambang Wiyogo, Rusmin Effendy dan Ketua DPD II Golkar Jakarta Utara Olsu Babay.
Menurut Aburizal Bakie, untuk membenahi Indonesia, tidak bisa dilakukan sendiri, tapi harus mendapat dukungan dan bantuan dari masyarakat untuk bersama-sama meringankan beban rakyat miskin dan juga membangun bangsa. Dalam kesempatan itu Ical memohon dukungan dan mendoakannya.
Dihadapan ratusan PKL, Aburizal Bakrie juga menambahkan, saat masih kecil dirinya juga pernah berjualan kaos dan benang gelasan dan memahami bagaimana nasib menjadi pedagang kecil. Karena itu, Ical mengaku sangat tahu betul bagaimana nasib dan perjuangan pedagang kecil yang selalu kesulitan modal dan diusir-usir petugas. (J004)
Pewarta :
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
