Donggala instruksikan OPD turunkan stunting hingga 18,8 persen

id Kabupaten Donggala,Sulawesi Tengah ,Pemkab Donggala ,Rustam Effendi ,Stunting

Donggala instruksikan OPD turunkan stunting hingga 18,8 persen

Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala Rustam Efendi. ANTARA/HO-Pemkab Donggala

Donggala (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar melakukan berbagai upaya untuk menurunkan kasus stunting di daerah itu hingga 18,8 persen pada akhir tahun 2025.

"Kabupaten Donggala untuk kasus stunting tahun 2024 itu mencapai 29,9 persen atau berada di urutan tertinggi ketiga di Sulawesi Tengah setelah Buol dan Sigi," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala Rustam Efendi saat kegiatan Rakor Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Banawa, Senin.

Ia menuturkan terdapat batas waktu untuk penurunan kasus stunting di Kabupaten Donggala Sulteng, sehingga perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap petugas yang berada di lapangan.

"Ke depan harus ada perbaikan tata kelola koordinasi, anggaran, data, hingga komitmen sebab hal tersebut masih menjadi kendala yang dihadapi hingga saat ini," ucapnya.

Ia mengemukakan masih rendahnya pemberian ASI eksklusif, konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil dan remaja putri, cakupan imunisasi, pemantauan tumbuh kembang, sampai pemberian makanan pendamping ASI.

"Tentunya keterlibatan pemerintah daerah termasuk kecamatan hingga ke tingkat desa penting untuk penanggulangan kasus stunting di Donggala ini," sebutnya.

Rustam berharap seluruh hasil rapat koordinasi tersebut dapat disosialisasikan hingga ke tingkat desa dalam pencegahan stunting di masing-masing wilayah.

"Seluruh pemangku kepentingan di Donggala harus fokus pada intervensi yang berdampak langsung pada calon pengantin, ibu hamil, serta anak usia di bawah dua tahun sebagai bentuk pencegahan terjadinya stunting," katanya.

Menurut dia, perlu adanya penekanan pada perencanaan untuk mendukung langkah-langkah konkrit dalam menangani stunting secara langsung di masyarakat.

"Kalau bisa masing-masing OPD bisa menjadi orang tua asuh untuk satu anak, ini bentuk gotong royong kita dalam pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Donggala," ujarnya.

Diketahui berdasarkan data angka stunting di Kabupaten Donggala 34,1 persen pada 2023 turun menjadi 29,6 persen tahun 2024.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.