
Satgas Trisila 25/III edukasi nelayan bahaya illegal fishing

Donggala (ANTARA) - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu menggandeng KRI Teluk Ende-517 yang tergabung dalam Satgas Operasi Trisila 25/III mengedukasi para nelayan di Desa Lenju Kecamatan Sojol Utara, Kabupaten Donggala agar tidak melakukan praktik Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing di daerah itu.
Wakil Komandan Satgas Trisila Kolonel Laut (P) Choirul Rizqin mengatakan pentingnya memberikan penyuluhan kepada masyarakat khususnya yang bekerja sehari-hari sebagai nelayan tentang bahaya penangkapan ikan yang ilegal.
"Jadi praktik Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing merupakan kegiatan penangkapan ikan tanpa izin atau melanggar hukum, hasil tangkapan tidak dilaporkan dan dilakukan pada wilayah tidak sesuai ketentuannya," kata Choirul saat ditemui awak media di Kota Palu, Minggu.
Ia mengemukakan kegiatan penyuluhan itu adalah wujud nyata kepedulian TNI AL terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir.
"Ini salah satu upaya meningkatkan kesadaran nelayan tentang pentingnya menjaga kelestarian sumber daya laut," ucapnya.
Menurut dia, pentingnya penyuluhan mengenai bahaya penangkapan ikan tanpa izin bagi para nelayan.
"Edukasi ini penting agar para nelayan lebih memahami dampak negatif dari praktik penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan serta melanggar aturan," katanya.
Ia menuturkan TNI AL melalui Satgas Operasi Trisila 25/III juga melaksanakan kegiatan bakti sosial di Desa Lenju dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat.
"Untuk bakti sosial ini masih dalam rangka memperingati HUT TNI AL ke-80 dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat Desa Lenju yang membutuhkan sebagai bentuk perhatian dan kedekatan TNI AL dengan rakyat," ujarnya.
Selanjutnya pemberian paket sembako itu juga diberikan kepada para nelayan yang berada di Ibu Kota Donggala pada Kecamatan Banawa sebanyak 300 paket sembako.
"Melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat di Donggala," tuturnya
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
