Logo Header Antaranews Sulteng

Pemprov Sulteng soroti kinerja Bank Sulteng tahun 2025

Kamis, 5 Februari 2026 08:28 WIB
Image Print
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sulteng Tahun 2026 di Kota Palu, Rabu (4/2/2025). (ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng)

Palu (ANTARA) -

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai pemegang saham pengendali (PSP), menyoroti kinerja Bank Sulteng tahun buku 2025.

“RUPS saat ini melakukan penilaian terhadap kinerja Bank Sulteng, secara keseluruhan kinerja cukup bagus dengan laba meningkat,” kata Gubernur Sulteng Anwar Hafid usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sulteng Tahun 2026 di Palu, Kamis.

Gubernur mengungkapkan cita-citanya agar ke depan, Bank Sulteng memiliki kantor termegah di Sulawesi Tengah, bahkan menjadi bangunan paling ikonik di daerah. Alasannya, karena pengalaman berkunjung ke berbagai provinsi menunjukkan bahwa kantor Bank Pembangunan Daerah (BPD) di daerah lain tampil megah dan representatif.

“Cita-cita saya, kalau orang datang ke Sulawesi Tengah dan melihat gedung paling megah, itu adalah Bank Sulteng,” harapnya.

Gubernur optimistis cita-cita itu dapat diwujudkan, terlebih dengan dukungan kerja sama bersama Mega Corpora sebagai pemegang saham terbanyak kedua di Bank Sulteng.

Komposisi kepemilikan saham dari terbesar sampai terkecil yakni Pemprov Sulteng 30,64 persen atau 1.507.448 lembar saham. PT Mega Corpora 26,00 persen atau 1.279.348 lembar saham. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong 4,93 persen atau 242.638 lembar saham.

Pemkab Banggai 4,85 persen atau 238.417 lembar saham. Pemkab Tolitoli 4,52 persen atau 222.523 lembar saham. Pemkab Banggai Kepulauan 3,68 persen atau 181.068 lembar saham.

Pemkab Poso 3,49 persen atau 171.897 lembar saham. Pemkab Donggala 3,42 persen atau 168.487 lembar saham. Pemkab Tojo Una-Una 3,34 persen atau 164.495 lembar saham. Pemkab Buol 3,02 persen atau 148.407 lembar saham.

Pemkab Morowali Utara 2,94 persen atau 144.741 lembar saham. Pemkab Morowali 2,93 persen atau 144.164 lembar saham. Pemerintah Kota Palu 2,56 persen atau 125.728 lembar saham.

Pemkab Banggai Laut 2,31 persen atau 113.591 lembar saham dan Pemkab Sigi 1,36 persen atau 66.746 lembar saham.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026