Logo Header Antaranews Sulteng

Disdikbud-Sigi perkuat kolaborasi OPD tangani anak tidak sekolah

Minggu, 8 Februari 2026 14:45 WIB
Image Print
Kepala Disdikbud Kabupaten Sigi Hajar Modjo saat menjelaskan jumlah anak tidak sekolah di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (8/2/2026). ANTARA/Moh Salam

Sigi (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah memperkuat kerja sama dan kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya dalam mengentaskan anak tidak sekolah di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi Hajar Modjo mengatakan pentingnya keterlibatan seluruh stakeholder terkait dalam menyelesaikan permasalahan anak tidak sekolah di Kabupaten Sigi.

"Memang anak tidak sekolah di Kabupaten Sigi cukup tinggi dan urutan pertama di Sulawesi Tengah," kata Hajar saat ditemui awak media di Kalukubula Sigi, Minggu.

Ia mengemukakan, saat ini pihaknya sedang memperbarui data anak tidak sekolah di Kabupaten Sigi pada tingkatan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

"Kerja sama ini melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan (PMD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Sosial setempat, sehingga data yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan," ucapnya.

Ia menuturkan bahwa anak tidak sekolah di Kabupaten Sigi sebagian besar disebabkan faktor ekonomi keluarga dan pernikahan dini.

"Data tahun ini jumlah anak tidak sekolah mencapai 6.048 anak, tetapi setelah kami verifikasi dan validasi kembali angka itu berkurang menjadi 4.000 anak," sebutnya.

Menurut dia, anak tidak sekolah di Kabupaten Sigi terbesar itu pada wilayah Sigi Biromaru dan Marawola disebabkan merupakan daerah perbatasan dengan Kota Palu.

"Keterlibatan pemerintah kecamatan dan desa penting dalam meningkatkan mutu pendidikan anak di Kabupaten Sigi," kata dia.

Diketahui pemerintah daerah sudah menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis di Kabupaten Sigi sebanyak 2.306 paket untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Sebanyak 806 paket untuk jenjang SMP dan 1500 paket bantuan seragam gratis untuk jenjang SD selama 2025.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026