
Sulteng komitmen tingkatkan layanan kesehatan kanker

Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah ini, khususnya dalam penanganan penyakit kanker.
Wakil Gubernur Sulteng Reny A. Lamadjido saat menghadiri peringatan Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day) di Palu, Sabtu, mengatakan bahwa layanan operasi dan kemoterapi untuk pasien kanker telah ditangani oleh tenaga medis yang kompeten dan didukung melalui Program Berani Sehat.
Selain itu, biaya penanganan terhadap pasien kanker juga didukung melalui Program Berani Sehat agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa rasa khawatir.
“Pelayanan kanker akan terus kita tingkatkan, termasuk kemoterapi yang ditanggung melalui Program Berani Sehat,” katanya.
Melalui Program Berani Sehat, masyarakat Sulawesi Tengah tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, meskipun belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan atau status kepesertaannya tidak aktif akibat tunggakan iuran.
Wagub menegaskan pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.
Peringatan Hari Kanker Sedunia, kata dia, menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan penanganan kanker secara tepat, serta dukungan mental dan keluarga bagi pasien.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dokter dan tenaga kesehatan yang selama ini mendampingi pasien kanker serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Sulawesi Tengah.
Ia mengatakan bahwa perjuangan melawan kanker tidak hanya bergantung pada pengobatan medis, tetapi juga membutuhkan kepatuhan pasien terhadap anjuran dokter, kekuatan mental, serta dukungan keluarga.
“Jangan pernah takut dan jangan kehilangan semangat. Kanker bukan akhir dari segalanya. Yang paling penting adalah semangat, ketenangan hati, dan dukungan keluarga,” ujarnya.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
