
PB Akhairaat: 16 tahun pemkot palu dukung festivalraudhah

Palu (ANTARA) -
Pengurus Besar (PB) Alkhairaat menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, telah mendukung pelaksanaan Festival Raudhah SIS Aljufri sejak 16 tahun lalu.
“Dari tahun ke tahun, Pemerintah Kota Palu terus memberikan dukungan dan bahkan berinisiatif dalam penyelenggaraan festival ini,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Alkhairaat Jamaluddin Mariadjang di Palu, Selasa.
Dia menekankan pentingnya peran generasi muda yang memiliki kreativitas, baik di bidang ekonomi maupun seni budaya. Menurutnya, festival ini menjadi wadah untuk menampilkan potensi tersebut kepada masyarakat luas.
“Generasi yang memiliki kreativitas di bidang ekonomi dan seni budaya telah ditampilkan dalam festival ini. Kita berharap ke depan akan lahir banyak prestasi dari kegiatan seperti ini,” harapnya.
Festival mengangkat tema “Spirit dan Energi Membangun Akhlak Bangsa” berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Maret 2026. Pelaksanaan Festival Raudhah Sis Aljufri, yang menjadi bagian dari rangkaian Haul ke-58 Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, atau yang lebih dikenal sebagai Guru Tua.
Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana mengatakan kegiatan itu bukan sekadar ajang seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan perjuangan Guru Tua dalam menyebarkan dakwah Islam, pendidikan, serta nilai-nilai keilmuan dan akhlak mulia.
Imelda mengatakan, Guru Tua merupakan sosok ulama besar yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi perkembangan pendidikan Islam, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
“Melalui Alkhairaat, beliau telah mencetak generasi-generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak,” katanya.
Dia berharap, melalui Festival Raudhah ini, nilai-nilai perjuangan Guru Tua dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga mampu melahirkan penerus bangsa yang berintegritas, berilmu, dan berakhlak mulia.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
