
FKUB: Kesuksesan Paskah Nasional bukti manifestasi toleransi Sulteng

Palu (ANTARA) - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengatakan kesuksesan perayaan Paskah Nasional V 2026 bagi umat Kristiani menjadi bukti manifestasi toleransi Sulteng.
"Sulawesi Tengah ditunjuk Kementerian Agama (Kemenag) sebagai tuan rumah perayaan Paskah nasional berlangsung di Kabupaten Sigi telah membuktikan toleransi yang kuat di daerah ini," kata Ketua FKUB Sulteng Prof Zainal Abidin di Palu, Senin.
Ia mengemukakan, kekuatan toleransi yang ditunjukkan warga Sulteng luar biasa, meski daerah itu mayoritas Islam namun penghargaan terhadap kegiatan ibadah umat lain sangat kuat.
Menurut dia kesuksesan itu berkat kerja sama semua pihak, sehingga harus diapresiasi setinggi-tingginya dalam menjaga kerukunan dan keberagaman yang sudah terjalin sejak lama.
"Kesuksesan itu dilihat dari keamanan selama kegiatan berlangsung, tidak ada riak timbul di tengah masyarakat sehingga tercipta kedamaian dan ketentraman," ujarnya.
Ia meminta seluruh masyarakat di provinsi itu harus bergandengan tangan memelihara dan menjaga toleransi umat beragama, yang salah satu tujuannya untuk menopang percepatan pembangunan nasional dan pembangunan daerah.
"Kerukunan, keamanan dan kedamaian menjadi fondasi strategis untuk memuluskan upaya pencapaian pembangunan yang berkelanjutan," ucap Zainal yang juga Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Menurut dia Perayaan Paskah Nasional dilaksanakan kali ini membuktikan bahwa di akar rumput atau masyarakat sangat dewasa, perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk saling menghormati justru menjadi warna yang memperindah identitas nasional.
FKUB berharap momentum tersebut dapat terus dijaga, bukan hanya saat perayaan hari besar tetapi dalam interaksi sosial sehari-hari.
Menurut dia, sebagai sesama manusia ciptaan Tuhan Yang Maha Esa maka tugas umat beragama yaitu saling menebar kebajikan, termasuk saling bekerja sama.
"Biarlah ada perbedaan keyakinan, biarlah masing-masing memiliki cara berdoa, biarlah kemuliaan Tuhan dinyanyikan dalam semua bahasa, biarlah semua tumbuh subur karena sesungguhnya yang kita cari adalah rahmat Tuhan," tutur Guru Besar UIN Datokarama Palu itu.
Perayaan Paskah Nasional berlangsung tiga hari pada 24-26 April 2026 di Kabupaten Sigi dihadiri Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
