Logo Header Antaranews Sulteng

Dubes Tanzania tekankan kolaborasi dalam sumber daya genetik sawit

Rabu, 6 Mei 2026 16:07 WIB
Image Print
Duta Besar Tanzania untuk Indonesia Macocha Moshe Tembele (kanan) bersama Ketua Umum Gapki Eddy Martono dan Sekretaris Jenderal Gapki Hadi Sugeng saat menghadiri pelepasan Sumber Daya Genetik (SDG) di Kebun Tanah Besih, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa (5/5/2026). (ANTARA/HO-Gapki)

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Tanzania untuk Indonesia, Macocha Moshe Tembele menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan industri kelapa sawit, salah satunya melalui pelepasan sumber daya genetik (SDG) kelapa sawit.

Tembele menyebutkan pelepasan SDG tidak hanya menjadi kegiatan ilmiah, tetapi juga simbol kemitraan antara Indonesia dan Tanzania. Menurutnya kedua negara yang dipisahkan oleh Samudra Hindia tersebut memiliki tujuan bersama dalam memajukan sektor pertanian.

“Kita tidak hanya melepas sumber daya genetik, tetapi juga merayakan ilmu pengetahuan dan kemitraan. Ini adalah kisah kolaborasi dua negara sahabat yang dipisahkan oleh Samudera Hindia, namun disatukan oleh tujuan bersama,” ujarnya dalam keterangan dikutip di Jakarta, Rabu.

Tembele juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas negara sebagai solusi nyata dalam menghadapi tantangan global. Ia menegaskan bahwa inovasi akan berkembang melalui pertukaran ide, sumber daya, dan keahlian antarnegara.

“Kerja sama bukan sekadar slogan diplomatik, tetapi alat nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya saat menghadiri Pelepasan SDG kelapa sawit asal Tanzania di Kebun Tanah Besih, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (5/5).

Lebih lanjut, ia mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak, termasuk Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Kementerian Pertanian, lembaga penelitian, pelaku usaha, serta Tanzania Agricultural Research Institute (TARI) dalam menyukseskan pelepasan SDG kelapa sawit.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh peneliti Tanzania selama berada di Indonesia akan menjadi bekal penting dalam pengembangan industri kelapa sawit di negaranya.

Menutup sambutannya, Tembele menegaskan bahwa pelepasan SDG ini bukan sekadar kegiatan teknis, melainkan simbol kemitraan, pengetahuan, dan peluang masa depan.

Ia berharap pelepasan SDG kelapa sawit ini dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan produktivitas serta menjadi bukti kekuatan kolaborasi global.

Pelepasan SDG kelapa sawit ini turut dihadiri oleh jajaran Gapki, Badan Pengelola Dana Perkebunan, Badan Karantina Indonesia, Balai Besar Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Sumut, serta 14 perusahaan mitra konsorsium plasma nutfah kelapa sawit Indonesia tersebut,



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026