Ribuan warga desa di Poso nikmati program Pamsimas

id Poso,pamsimas

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu (kiri) berjabat tangan dengan seorang tokoh masyarakat usai menyerahkan proyek Pamsimas di Desa Peura, Tepian Danau Poso, Rabu (16/5). (Antaranews Sulteng/Humas Pemkab Poso)

Poso (Antaranews Sulteng) - Ribuan warga di sejumlah desa di Kabupaten Poso mulai menikmati manfaat program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) setelah Bupati Poso Kol Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu menyerahkan proyek-proyek itu untuk dikelola dan dinikmati warga.

Acara peresmian dan serahterima proyek-proyek Pamsimas itu berlangsung di Desa Peura, Kecamatan Pamona Puselemba di Tepian Danau Poso, Rabu (16/5) yang dihadiri ratusan warga dan para pejabat terkait seperti Wakapolres Poso, Anggota DPRD Poso, camat setempat, Satker PKPAM Provinsi Sulteng, serta perwakilan masyarakat dan  kepala desa penerima manfaat.

Desa sasaran dan penerima manfaat Pamsimas yang sireahterimakan itu adalah Desa Peura, Buyumpundoli, Wera dan Kelurahan Pamona yang berada di Kecamatan Pamona Puselemba. Desa Magapu dan Desa Masewe di Kecamatan Pamona Timur, Desa Bategencu, Kecamatan Lage, Desa Trimulya Kecamatan Poso Pesisir Utara, Desa Pada, Kecamatan Lore Selatan, dan Desa Tomehipi, Kecamatan Lore Barat. 

Bupati Poso Darmin Sigilipu dalam sambutannya berharap program Pamsimas dapat memberikan akses kepada masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan sarana air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan serta dapat meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat bagi masyarakat. 
Program ini juga diharapkan dapat mendukung pencapaiam target MDGs sektor air minum dan sanitasi melalui pengarusutamaan perluasan pendekatan pembangunan berbasis masyarakat. Karena itu diharapkan bagi para kepala desa dan masyarakat penerima program ini agar senantiasa menjaga dan mengelila sarana yang sudag dibangun dengan bauk agar dapat dimanfaatkan secara berkesinambungan.

"Pamsimas mewajibkan masyarakat membentuk badan pengelola sarana melalui pendampingan terus menerus dari fasilitator dan perangkat desa karena kebutuhan air minum merupakan kebutuhan dasar dan mesti terpenuhi untuk kehidupan yang layak," ujar bupati.

Anggaran program ini menggunakan APBN sebesar 70 persen dari kebutuhan pendanaan desa sasaran sedangkan APBDes sebesar 10 persen untuk fisik maupun non-fisik dan untuk kontribusi masyarakat sebesar 20 persen yang diberikan baik dalam bentuk uang tunai maupun tenaga. Kintribusi masyarakat dibutuhkan untuk menumbuhkan rasa memiliki dan mengelola sendiri sarana ini apabila sudah berjalan.
 
Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu siap mengguntingpita tanda peresmian dan penyerahan proyek-proyek Pamsimas di Desa Peura, Tepian Danau Poso, Rabu (16/5). (Antaranews Sulteng/Humas Pemkab Poso)

Bupati juga mengatakan bahwa peningkatan jalan berkostruksi aspal hotmix antara Desa Peura dan Dulumai telah dikerjakan sepanjang 3.123 meter, lebar lima meter dengan dana APBD Kabupaten Poso sebesar Rp7,6 miliar. Sedangkan APBD Provinsi digunakan untuk pekerjaan pengembangan permukiman perdesaan jalan lapis penetrasi macadam  sepanjan 2.100 meter, lebar 4 Meter dengan dana sebesar Rp1,2 di Desa Peura.

Ketua Satlak (Satuan Pelaksana) Desa Masewe Pdt. Nicolas Ladjamba, S.Th dalam kesan dan pesannya menyampiakan terima kasih kepada pemerintah karena dengan Pamsimas, kerinduan masyarakat untuk terpenuhinya kebutuhan air bersih kini terealisasi.

"Pemerintah telah memberikan hadiah bagi kami karena itu kami berkomitmen untuk menjaganya dengan penuh tanggung jawab," kata Nicolas.

Ketua Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Desa Padalembara I Made Ray menyampaikan bahwa desanya sudah sekitar 10 tahun menerima manfaat Pamsimas sejak dicanangkan pada 2008. 

Pata 2008 itu, mereka menerima bantuam Pamsimas senilai Rp250 juta dan telah dikelola dengan baik dan memberi hasil yang memuaskan hingga pada 2011 mendapat tambahan dana lagi sejumlah Rp200 juta untuk sarana perpipaan.

Sejak 2016, kata Made Ray, semua warga penerima air bersih Pamsimas telah menggunakan meteran air dan dikenakan biaya Rp10.000/sambungan/bulan untuk kepentingan pemeliharaan sarana.

Desa Padalembara pernah mengikuti lomba Pamsimas tingkat Provinsi Sulteng dan menjadi terbaik II. 

Kunci keberhasilan Pamsimas di Desa Padalembara  adalah kerja sama yang baik dan koordinasi intens dengan Pemdes, fasilitator dan seluruh pengurus dan masyarakat. Pengelolaan Pamsimas desa ini juga sudah mempunyai AD/ART serta termuat dalam Perdes sehingga menguatkan kelembagaan pengelola air di desa itu. (Humas Pemkab Poso)
 
Inilah sosok Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu yang selalu dekat dan akrab dengan warganya. Ia melayani semua permintaan warga untuk foto bersama sebagai wujud kebersamaan saat berkunjung ke Desa Peura, Tepian Danau Poso, Rabu (16/5) guna meresmikan proyek-proyek Pamsimas. (Antaranews Sulteng/Humas Pemkab Poso)
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar