Bupati: da'i sampaikan pesan moral agama saat ceramah

id parigi,dai,nadir

Penjabat Bupati Parigi Moutong Muhammad Nadir saat menyampaikan arahannya sebelum melepas Da'i tim safari Ramadhan di rumah Jabatan Bupati, Jumat (25/5) petang. (Foto:Antara/Moh Ridwan)

Da'i juga harus santun serta tidak menyinggung perasaan jama'ah saat menyampaikan ceramah agama
Parigi (Antaranews Sulteng) - Penjabat Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah Muhammad Nadir mengingatkan para da'i yang tergabung dalam tim safari Ramadhan di Kabupaten itu agar menyampaikan pesan-pesan moral agama kepada para jamaah saat menyampaikan ceramah di masjid.

"Da'i juga harus santun serta tidak menyinggung perasaan jama'ah saat menyampaikan ceramah agama," kata Nadir saat melepas tim safari Ramadhan dirangkaikan dengan buka puasa bersama di rumah Jabatan Bupati Parigi Moutong, Jumat petang.

Ia menitip pesan, agar para penceramah tidak menyampaikan materi ceramah bernuana kampanye yang menguntungkan pasangan calon bupati-wakil bupati tertentu, disamping itu Panwaslu setempat telah mengeluarkan edaran larangan berkampanye atau pun kegiatan berbau politik di rumah-rumah ibadah 

Sesuai dengan ketentuan peraturan KPU nomor 12 Tahun 2016 tentang kampanye.

Nadir memaparkan para da'i yang sudah diutus untuk memberikan pencerahan agama kepada jama'ah harus betul-betul menyampaikan isi ceramah secara jelas dan berbobot sehingga tidak menimbulkan penafsiran dan perdebatan dikalangan masyarakat.

"Da'i juga harus pintar-pintar membaca situasi dan kondisi di lapangan terkait isu-isu hangat di wilayah dimana lokasi ceramah itu dilaksankan," ujarnya.

Selain menyampaikan isi ceramah agama, da'i yang bertugas dapat menyelipkan pesan-pesan pembangunan daerah kepada masyarakta melalui bahasa agama, sehingga dapat meningkatkan kesadaran, etos kerja dan partisipasi masyarakat dalam memelihara hasil-hasil pembangunan yang sudah ada.

Selain itu, hal penting juga harus disampaikan kepada masyarakat yakni mengenai penyalah gunaan narkoba, konsumsi minuman keras yang acapkali menjadi pemicu keributan antar para pemuda.

"Karena ini merupakan tahun politik kami sebagai pemerintah meminta kepada masyarakat agar senantiasa menjaga situasi kondusif hingga hari pemungutan suara nanti," tutur Nadir.

Pelepasan tim safari Ramadhan Parigi Moutong di hadiri tim safari ramadhan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang dipimpin Gubernur Longki Djanggola.

Usai buka Puasa bersama, Gubernur melaksanakn shalat Siya dan Tarwih disalah satu Masjid di Desa Lebo Kecamatan Parigi.
Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar