
Konsumsi Ikan Diharapkan Dimulai Sejak Dini

Jadi mengkonsumsi ikan secara rutin sudah cukup, tidak perlu lagi makan suplemen makanan,"
Palu (antarasulteng.com)- Seorang Dirjen pada Kementerian Kelautan dan Perikanan mengatakan konsumsi ikan diharapkan dimulai sejak dini untuk membantu pertumbuhan dan kecerdasan anak.
"Ikan memiliki gizi dan vitamin yang lengkap untuk pertumbuhan," kata Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Saut Parulian Hutagalung, sebelum membuka Festival Ikan Parimo 2012 di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa.
Dia mengatakan kandungan omega tiga dan asam amino pada ikan bisa meningkatkan kemampuan otak sehingga bisa membuat anak cerdas.
Menurut dia, para peneliti di luar negeri telah memperoleh hasil bahwa suplemen makanan yang mengandung omega tiga ternyata tidak lebih baik daripada mengkonsumsi ikan.
"Jadi mengkonsumsi ikan secara rutin sudah cukup, tidak perlu lagi makan suplemen makanan," katanya.
Tingkat konsumsi ikan secara nasional masih rendah, yakni baru 31,6 kilogram per kapita per tahun padahal potensi luas laut cukup besar.
Tingkat konsumsi ikan itu tergolong lebih rendah jika dibandingkan dengan Jepang yang mencapai hampir 100 kilogram per kapita per tahun, katanya.
Sementara jika dibandingkan pada tingkat Asia Tenggara, Indonesia juga masih kalah dengan Malaysia yakni sebesar 45 kilogram per kapita per tahun dan Thailand sebesar 35 kilogram per kapita per tahun.
Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan, konsumsi ikan nasional berturut-turut selama tiga tahun terakhir adalah 29,08 kilogram per kapita per tahun pada 2009, 30,47 kilogram per kapita per tahun pada 2010, dan pada 2011 sebesar 31,64 kilogram per kapita per tahun.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pada 2014 tingkat konsumsi ikan bisa mencapai 40 kilogram per kapita per tahun.
Saut juga mendukung dibentuknya Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) di berbagai daerah guna meningkatkan konsumsi ikan masyarakat.
Saat berkunjung ke Kabupaten Parigi Moutong Saut Hutagalung juga melantik pengurus Forikan di daerah tersebut.
"Mungkin hanya di Parigi Moutong yang terdapat pengurus Forikan hingga tingkat kecamatan. Daerah lain harus mencontohnya," katanya. (R026)
Pewarta :
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
