Menlu: Iran telah melawan tekanan AS-Israel

id Javad Zarif

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif (reuters)

Selama dua tahun belakangan, Presiden AS Donald Trump telah berbuat sekuat mungkin untuk melancarkan pukulan terhadap Iran.

Teheran, Iran,  (Antaranews Sulteng) - Teheran telah "menggagalkan upaya AS dan Zionis (Israel) untuk menekan Iran", kata

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif, yang dikutip Kantor Berita Iran, IRNA.

Saat berbicara di Parlemen, Zarif mengatakan, "Selama dua tahun belakangan, Presiden AS Donald Trump telah berbuat sekuat mungkin untuk melancarkan pukulan terhadap Iran."

Namun, Iran "tak lagi mengandalkan Eropa, tapi lebih condong bekerja untuk mengucilkan AS", kata menteri luar negeri itu.

Ia juga menggambarkan Eropa dan Rusia sebagai "pihak utama kami dalam upaya ini".

"Selama 30 tahun, semua musuh Iran telah berusaha mengucilkan kami, tapi kami telah mengatasi semua upaya ini," kata IRNA, yang mengutip Zarif.

"Ini adalah salah satu prestasi yang paling luar biasa mengenai Kesepakatan Nuklir 2015," ia menambahkan sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin malam.

Pada 2015, Iran dan kelompok P5+1 negara --lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB-- menandatangani kesepakatan bersejarah mengenai program nuklir Iran.

Tapi pada Mei tahun lalu, Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik negaranya ke luar kesepakatan tersebut sebelum menjatuhkan sanksi lain terhadap sektor energi dan perbankan Iran.

Namun, Washington telah menjamin pembeli terbesar minyak Iran --termasuk Turki-- pengecualian 180 hari dari sanksi itu.

Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar