
Demokrat Sulteng Solid Dukung Anas Hingga Akhir

"Tidak ada alasan konstitusional partai yang membolehkan Anas Urbaningrum dilengserkan," kata Ketua Forum DPC Demokrat Sulawesi Tengah Yos Soedarso Mardjuni.
Palu, (antarasulteng.com) - Forum Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Sulawesi Tengah menyatakan tetap mendukung Ketua Umum DPP Anas Urbaningrum hingga akhir masa jabatannya.
"Tidak ada alasan konstitusional partai yang membolehkan Anas Urbaningrum dilengserkan," kata Ketua Forum DPC Demokrat Sulawesi Tengah Yos Soedarso Mardjuni di Palu, Rabu, menanggapi permintaan dari dewan pembina partai maupun sejumlah pengamat.
Yos mengatakan hingga kini Anas dipandang belum memiliki cacat dalam memimpin partai meskipun hasil survei beberapa lembaga survei menyebutkan elektabilitas Partai Demokrat merosot.
"Yang ada hari ini hanya cobaan bagi Anas. Berbagai pihak berusaha selalu menjatuhkan Anas dan citra Demokrat. Tahu sendiri kan ini sudah dekat Pemilu," katanya.
Ketua DPC Kota Palu itu mengatakan merosotnya dukungan partai yang dirilis oleh lembaga survei belum bisa dijadikan alasan untuk meminta Anas mundur, karena survei sangat tergantung dari situasi dan kondisi yang berlaku saat survei itu dilakukan.
Dia mengatakan menurunnya elektabilitas partai bukan semata-mata karena faktor Anas, khususnya dalam kasus Hambalang, tetapi banyak hal yang melingkupinya sehingga kesalahan tidak bisa dilimpahkan semata-mata kepada Anas.
Yos mengatakan sejumlah DPC di Sulawesi Tengah sampai saat ini masih tetap solid dan setia kepada Anas hingga masa kepemimpinan Anas berakhir.
"Kami tetap mengawal kepemimpinan Anas hingga periodenya nanti selesai," katanya.
Wakil Ketua DPRD Kota Palu itu mengatakan bahwa melorotnya elektabilitas partai mestinya semua pihak harus bekerja lebih keras untuk menopang tegaknya Partai Demokrat menjelang Pemilu 2014.
"Saatnya kita bekerja, bukan untuk saling menjatuhkan," katanya.
Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SRMC) merilis hasil survei Demokrat terjun hanya sebesar 8,3 persen jika pemilu dilakukan hari ini. Demokrat jauh tertinggal dari Partai Golkar (21,3 persen) dan PDI-P (18,2 persen).***
Pewarta : Adha Nadjemuddin
Editor:
Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
