Logo Header Antaranews Sulteng

Angklung Hadir di 100 Tahun Canberra

Kamis, 14 Maret 2013 08:35 WIB
Image Print
Maestro Angklung Obby AR mengajarkan menggunakan angklung berdasarkan nada sebelum tampil bersama Tjmahi Choir saat Pementasan Tjimahi Choir Queencerto Colaboration di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta. (FOTO ANTARA/Zabur Karuru)
Puja-puji mengalir deras kepada Awivadya, termasuk dari Cole, penata suara panggung utama.

London (antarasulteng.com) - Kelompok Angklung Canberra, Awivadya, yang antara lain membawakan lagu "Dancing Queen" yang sangat popular dalam film Mama Mia berhasil menghentakkan dan mendapat pujian publik Australia dan komunitas internasional dalam perayaan ulang tahun ke-100 Canberra, ibu kota Australia.

Puncak penampilan seni-budaya Indonesia menggelegar dengan tampilnya Kelompok Angklung Canberra, Awivadya, yang juga membawakan lagu Happy Birthday dan Manuk Dadali, kata Direktur, Projecting Indonesia pada acara ulang tahun ke 100 kota Camberra, Yasmi Adriansyah kepada ANTARA London, Kamis.

Dikatakannya kelompok musik angklung Awivadya melalui dentang angklung yang rancak dalam kemasan harmonisasi yang indah mendapat pujian dari para penonton.

Puja-puji mengalir deras kepada Awivadya, termasuk dari Cole, penata suara panggung utama. "Penampilan Anda (Indonesia) adalah yang terbaik."

"Unbelievable. Sukar dipercaya," ujar Alan, seorang staf AusAID. "It was great. Luar biasa," tambah Elspeth, seorang profesional muda

"You guys are awesome. Anda semua hebat," sahut Debbie, manajer panggung.

Demikian kata yang dapat menggambarkan kiprah Indonesia dalam perayaan ulang tahun ke-100 Canberra, 11 Maret yang membuat hadirin dibuat terpukau oleh pagelaran budaya yang dibawakan diaspora Indonesia, ujar Yasmi Adriansyah.

Yasmi mengatakan pada perayaan 100 tahun Canberra ini, paviliun Indonesia menempati salah satu tempat utama di sisi danau Burley Griffin di pusat Canberra.

Dipimpin oleh Asosiasi Sekolah Bahasa Indonesia Australia (AILSA) dan difasilitasi penuh oleh KBRI Canberra serta didukung oleh diaspora Indonesia di Australia, paviliun Indonesia menampilkan keindahan nuansa busana batik dan tradisional serta seni budaya Indonesia.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026