BPOM tak temukan residu pestisida Chlorpyrifos pada Anggur Shine Muscat
- 04 November 2024 21:40 WIB, 2024
Warga suku Bada mendemonstrasikan pembuatan Sayur Tankidi pada lomba memasak makanan tradisional pada Festival Mosintuwu di Poso, SUlawesi Tengah, Rabu (9/11/2022). Empat suku yang mendiami wilayah tersebut masing-masing Pamona, Bada, Napu, dan Mori mempresentasikan kekhasan makanan tradisionalnya masing-masing sebagai bentuk pengenalan kepada generasi muda akan kekayaan dan kekhasan makanan tradisional terutama yang ada dan masih dipertahaknan hingga kini. ANTARA/Basri Marzuki)
Warga suku Mori mendemonstrasikan pembuatan makanan "Linapati" pada lomba memasak makanan tradisional pada Festival Mosintuwu di Poso, SUlawesi Tengah, Rabu (9/11/2022). Empat suku yang mendiami wilayah tersebut masing-masing Pamona, Bada, Napu, dan Mori mempresentasikan kekhasan makanan tradisionalnya masing-masing sebagai bentuk pengenalan kepada generasi muda akan kekayaan dan kekhasan makanan tradisional terutama yang ada dan masih dipertahaknan hingga kini. ANTARA/Basri Marzuki)
Warga suku Napu menaruh nasi dari beras Kamba sebagai pelengkap Sayur Bekoloka pada lomba memasak makanan tradisional pada Festival Mosintuwu di Poso, SUlawesi Tengah, Rabu (9/11/2022). Empat suku yang mendiami wilayah tersebut masing-masing Pamona, Bada, Napu, dan Mori mempresentasikan kekhasan makanan tradisionalnya masing-masing sebagai bentuk pengenalan kepada generasi muda akan kekayaan dan kekhasan makanan tradisional terutama yang ada dan masih dipertahaknan hingga kini. ANTARA/Basri Marzuki)
Warga suku Pamona mempersiapkan bahan-bahan untuk pembuatan Oncong Arogo pada lomba memasak makanan tradisional pada Festival Mosintuwu di Poso, SUlawesi Tengah, Rabu (9/11/2022). Empat suku yang mendiami wilayah tersebut masing-masing Pamona, Bada, Napu, dan Mori mempresentasikan kekhasan makanan tradisionalnya masing-masing sebagai bentuk pengenalan kepada generasi muda akan kekayaan dan kekhasan makanan tradisional terutama yang ada dan masih dipertahaknan hingga kini. ANTARA/Basri Marzuki)