Koleksi Normal Baru Essentials berhias tenun dan lurik dari IKAT
Kamis, 30 Juli 2020 10:46 WIB
New Normal Essentials set IKAT Indonesia by Didiet Maulana (HO)
Jakarta (ANTARA) - IKAT Indonesia by Didiet Maulana mengeluarkan koleksi baru yang relevan di masa adaptasi kebiasaan baru, yakni set New Normal Essentials yang dihiasi paduan tenun ikat dan lurik dengan motif geometris modis.
Koleksi ini berisi kelengkapan yang dibutuhkan di tengah pandemi, yakni tas kecil (pouch), masker kain, sabun tangan dan antiseptik serbaguna. Tersedia empat pilihan motif dan warna, mulai dari monokrom, warna cokelat yang netral juga nuansa ungu dan pink yang cerah.
"Semoga produk ini bisa menambah penghasilan para pengrajin," kata Didiet Maulana dalam konferensi pers daring, Rabu (29/7).
Tas kecil dari jenama ini dirancang dengan lapisan anti air yang transparan agar mudah dibersihkan setelah dibawa keluar rumah.
"Saya merasakan pas lagi new normal, mau menaruh masker saja kalau lagi makan di luar terasa repot. Di dalam pouch ini ada kantong untuk menaruh masker, juga kantong untuk menyimpan masker baru," jelas dia.
Dilengkapi tali sehingga mudah dijinjing, setiap tas memiliki motif yang senada dengan masker. Tersedia penghubung tali sehingga pengguna kerudung pun dapat memakai masker ini secara mudah.
New Normal Essentials set IKAT Indonesia by Didiet Maulana (HO)
Motif pada masker dirancang agar memberikan efek seperti kontur wajah yang membuat pemakainya terlihat tirus.
Koleksi ini dilengkapi dengan sabun tangan dan antiseptik serbaguna dari minyak atsiri kayu cendana dan bahan alami, bebas dari bahan kimia dan sintetis. Keharuman kayu cendana yang segar dipadukan dengan kandungan aloe vera pada antiseptik agar tangan tetap lembap dan halus.
Selain untuk tangan, antiseptik serbaguna bisa diaplikasikan ke benda-benda yang sering disentuh lain.
"Kami harap launching produk ini tidak hanya membuat keceriaan untuk kami semata, tapi ingin agar banyak orang semakin bisa mendukung langsung pengrajin, seniman tenun dan lurik yang bekerjasama dengan kami."
Bulan ini IKAT Indonesia merayakan sembilan tahun berkarya. Berdiri pada 2011, IKAT telah melewati perjalanan dalam berkarya bersama para pengrajin dan menciptakan koleksi-koleksi penuh sentuhan tenun ikat dan lurik.
Koleksi ini berisi kelengkapan yang dibutuhkan di tengah pandemi, yakni tas kecil (pouch), masker kain, sabun tangan dan antiseptik serbaguna. Tersedia empat pilihan motif dan warna, mulai dari monokrom, warna cokelat yang netral juga nuansa ungu dan pink yang cerah.
"Semoga produk ini bisa menambah penghasilan para pengrajin," kata Didiet Maulana dalam konferensi pers daring, Rabu (29/7).
Tas kecil dari jenama ini dirancang dengan lapisan anti air yang transparan agar mudah dibersihkan setelah dibawa keluar rumah.
"Saya merasakan pas lagi new normal, mau menaruh masker saja kalau lagi makan di luar terasa repot. Di dalam pouch ini ada kantong untuk menaruh masker, juga kantong untuk menyimpan masker baru," jelas dia.
Dilengkapi tali sehingga mudah dijinjing, setiap tas memiliki motif yang senada dengan masker. Tersedia penghubung tali sehingga pengguna kerudung pun dapat memakai masker ini secara mudah.
New Normal Essentials set IKAT Indonesia by Didiet Maulana (HO)
Motif pada masker dirancang agar memberikan efek seperti kontur wajah yang membuat pemakainya terlihat tirus.
Koleksi ini dilengkapi dengan sabun tangan dan antiseptik serbaguna dari minyak atsiri kayu cendana dan bahan alami, bebas dari bahan kimia dan sintetis. Keharuman kayu cendana yang segar dipadukan dengan kandungan aloe vera pada antiseptik agar tangan tetap lembap dan halus.
Selain untuk tangan, antiseptik serbaguna bisa diaplikasikan ke benda-benda yang sering disentuh lain.
"Kami harap launching produk ini tidak hanya membuat keceriaan untuk kami semata, tapi ingin agar banyak orang semakin bisa mendukung langsung pengrajin, seniman tenun dan lurik yang bekerjasama dengan kami."
Bulan ini IKAT Indonesia merayakan sembilan tahun berkarya. Berdiri pada 2011, IKAT telah melewati perjalanan dalam berkarya bersama para pengrajin dan menciptakan koleksi-koleksi penuh sentuhan tenun ikat dan lurik.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PKB sebut ucapan Miftah kontradiktif dengan karakter Presiden Prabowo
04 December 2024 14:30 WIB, 2024
Bagas/Leo manfaatkan momen untuk capai perempat final Hong Kong Open
12 September 2024 13:17 WIB, 2024
Indonesia siap berlaga di Hong Kong Open 2024 ulang sukses tahun lalu
08 September 2024 9:17 WIB, 2024