PANDI telah luncurkan "marketplace" nama domain
Rabu, 26 Agustus 2020 20:26 WIB
Logo marketplace domain.id. (ANTARA/HO)
Jakarta (ANTARA) - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) telah meluncurkan marketplace nama domain bernama domain.id yang menawarkan kemudahan dalam jual beli dan lelang nama domain.
Domain.id yang diluncurkan pada PANDI Meeting 11, Selada (25/8), fokus pada kegiatan jual, beli, dan lelang domain, selain juga menawarkan harga yang kompetitif dan bersaing dari marketplace lainnya, juga kemudahan dalam transaksi jual beli domain.
Chief Registry Operator PANDI, Mohamad Shidiq Purnama, mengatakan bahwa pemakaian domain merupakan unsur terpenting dalam sebuah website.
"Domain erat kaitannya dengan website, kunci dari keberhasilan sebuah website ada pada pemilihan (wording) dalam domain itu sendiri, sehingga lebih mudah diucapkan dan diingat oleh orang lain,” ujar Shidiq dalam siaran pers, Rabu.
Kehadiran marketplace domain.id diharapkan bisa menjadi sebuah wadah pertemuan antara penjual, pembeli dan perantara dalam pemasaran domain sehingga ekosistem digital bisa berjalan dengan baik.
"Juga kami hanya fokus pada penjualan domain premium, karena secara branding akan sangat bisa meningkatkan exsposure dari brand pemakai domain premium itu sendiri,” ujarnya.
Shidiq menyebutkan, pemasaran domain.id pada fase pertama akan difokuskan pada pasar dalam negeri, juga ekspansi ke beberapa negara di wilayah Asia, Eropa, dan Amerika.
Diharapkan ke depan domain.id bisa terus merambah ke berbagai belahan dunia, sehingga bisa bersaing dengan marketplace serupa dari negara lain. Keunggulan marketplace domain.id dibanding marketplace lainnya ada pada domain yang dijualnya, yakni nama-nama domain premium dengan nama yang “cantik”.
Selain itu ketersediaan nama domain yang ada masih sangat banyak, sehingga pengguna dapat dengan leluasa memilih nama domain premium sesuai keinginan.
Shidiq berharap, domain.id bisa menjadi pilihan utama dalam pembelian domain, dan bisa menyaingi marketplace berbasis industri domain yang sudah ada saat ini.
“Kami berharap domain.id bisa menjadi pilihan user dalam membeli domain, sehingga indikator kita bisa terlihat agar bisa menjadi acuan dan bersaing dengan marketplace lain di dunia,” tutup Shidiq.
Sebagai informasi, marketplace Domain.id merupakan salah satu produk PANDI. Selain Domain.id, PANDI sudah memiliki Shortener S.ID dan Single Sign On U.ID.
Baca juga: Pandi, BKKBN, dan BPP AKU prakarsai pameran UMKM secara daring
Baca juga: PANDI dan Unpad beri asistensi bagi peserta lomba laman aksara Sunda
Baca juga: Didukung LESBUMI PBNU, PANDI daftarkan nama domain aksara Pegon
Domain.id yang diluncurkan pada PANDI Meeting 11, Selada (25/8), fokus pada kegiatan jual, beli, dan lelang domain, selain juga menawarkan harga yang kompetitif dan bersaing dari marketplace lainnya, juga kemudahan dalam transaksi jual beli domain.
Chief Registry Operator PANDI, Mohamad Shidiq Purnama, mengatakan bahwa pemakaian domain merupakan unsur terpenting dalam sebuah website.
"Domain erat kaitannya dengan website, kunci dari keberhasilan sebuah website ada pada pemilihan (wording) dalam domain itu sendiri, sehingga lebih mudah diucapkan dan diingat oleh orang lain,” ujar Shidiq dalam siaran pers, Rabu.
Kehadiran marketplace domain.id diharapkan bisa menjadi sebuah wadah pertemuan antara penjual, pembeli dan perantara dalam pemasaran domain sehingga ekosistem digital bisa berjalan dengan baik.
"Juga kami hanya fokus pada penjualan domain premium, karena secara branding akan sangat bisa meningkatkan exsposure dari brand pemakai domain premium itu sendiri,” ujarnya.
Shidiq menyebutkan, pemasaran domain.id pada fase pertama akan difokuskan pada pasar dalam negeri, juga ekspansi ke beberapa negara di wilayah Asia, Eropa, dan Amerika.
Diharapkan ke depan domain.id bisa terus merambah ke berbagai belahan dunia, sehingga bisa bersaing dengan marketplace serupa dari negara lain. Keunggulan marketplace domain.id dibanding marketplace lainnya ada pada domain yang dijualnya, yakni nama-nama domain premium dengan nama yang “cantik”.
Selain itu ketersediaan nama domain yang ada masih sangat banyak, sehingga pengguna dapat dengan leluasa memilih nama domain premium sesuai keinginan.
Shidiq berharap, domain.id bisa menjadi pilihan utama dalam pembelian domain, dan bisa menyaingi marketplace berbasis industri domain yang sudah ada saat ini.
“Kami berharap domain.id bisa menjadi pilihan user dalam membeli domain, sehingga indikator kita bisa terlihat agar bisa menjadi acuan dan bersaing dengan marketplace lain di dunia,” tutup Shidiq.
Sebagai informasi, marketplace Domain.id merupakan salah satu produk PANDI. Selain Domain.id, PANDI sudah memiliki Shortener S.ID dan Single Sign On U.ID.
Baca juga: Pandi, BKKBN, dan BPP AKU prakarsai pameran UMKM secara daring
Baca juga: PANDI dan Unpad beri asistensi bagi peserta lomba laman aksara Sunda
Baca juga: Didukung LESBUMI PBNU, PANDI daftarkan nama domain aksara Pegon
Pewarta : Suryanto
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PANDI didukung pesantren lestarikan aksara Pegon lewat digitalisasi
24 November 2020 21:27 WIB, 2020
Indonesia akan segera daftarkan enam lagi aksara daerah jadi nama domain
05 June 2020 8:46 WIB, 2020
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
DSLNG dorong kesiapan Gen Z masuk industri energi melalui energy connect 5.0
29 January 2026 15:46 WIB
Poso Energy bantu 50 sak semen untuk pembangunan sarana olahraga SMAN 1 Pamona Utara
28 January 2026 12:36 WIB
Peringati bulan K3 Nasional, keselamatan adalah budaya kerja DSLNG bukan sekadar prosedur
13 January 2026 10:24 WIB
Kalibrasi kompetensi guru dan pelajar SMK, AHM gelar festival vokasi Satu Hati 2026
03 December 2025 14:14 WIB
Veda dan Ramadhipa siap tutup musim 2025 dengan hasil gemilang di Valencia
24 November 2025 10:29 WIB