Palu,  (antarasulteng.com) - Komisi Pemilihan Umum kembali akan memberikan bimbingan teknis kepada seluruh kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) di Palu, Sulawesi Tengah, kata pejabat berwenang setempat.

"Bimtek bagi KPPS akan dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing kelurahan," kata Ketua KPU Palu, Marwan P Angkut, Jumat.

Ia mengatakan pelaksanaan kegiatan itu diserahkan kepada Ketua PPS tersebar di 45 kelurahan dari delapan Kecamatan di Kota Palu.

Kegiatan dimaksudkan agar semua panitia yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden pada 9 Juli 2014 dalam menjalankan tugas dengan baik dan benar sesuai mekanisme yang diatur dalam UU Pemilu dan Peraturan KPU.

Marwan optimis pelaksanaan Pilpres 2014 dipastikan berjalan lebih baik dibandingkan Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April 2014.

Ia menambahkan sebagian besar petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), PPS dan KPPS yang direkrut untuk pilpres adalah mereka yang juga terlibat dalam pelaksanaan pileg.

Dengan demikian, mereka tidak lagi kesulitan dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Apalagi, kata Marwan, pilpres kali ini hanya diikuti dua calon pangan presiden dan wapres.

"Jelas jauh lebih mudah dibandingkan pileg," katanya.

Namun demikian, sebagai amanah dari UU Pemilu dan Peraturan KPU, semua pantia yang terlibat dari penyelenggara pilpres harus kembali mendapat bimtek, terutama sekali perhitungan dan rekapitulasi hasil suara pemilu.

Sementara Ketua PPS Kelurahan Tatura Selatan, Welem Tambing membenarkan akan ada kembali bimtek untuk semua petugas KPPS.

Ia mengatakan untuk wilayah Kelurahan Tatura Selatan, kegiatan dimaksud akan dilaksanakan pada Minggu (29/6).

"Semua Ketua KPPS di 19 tempat pemungutan suara (TPS) se-Kelurahan Tatura Selatan akan mengikuti bimtek yang dipandu oleh komisioner KPU Kota Palu,`katanya. (skd)