Nokia akan bangun jaringan seluler pertama di bulan
Selasa, 20 Oktober 2020 11:35 WIB
Logo Nokia (REUTERS/Brendan McDermid)
Jakarta (ANTARA) - Nokia telah dipilih oleh NASA untuk membangun jaringan seluler pertama di bulan, dalam upaya badan antariksa Amerika Serikat itu merencanakan masa depan di mana manusia dapat bermukim di bulan.
NASA berencana untuk mengirim manusia ke bulan pada 2024, dan berada di sana dalam jangka panjang di bawah program Artemis.
Dikutip dari Reuters, Selasa, Nokia mengatakan sistem komunikasi broadband nirkabel pertama di luar angkasa itu akan dibangun di permukaan bulan pada akhir 2022, sebelum manusia berhasil kembali ke sana.
Nokia akan bermitra dengan perusahaan desain pesawat ruang angkasa swasta yang berbasis di Texas, Intuitive Machines, untuk mengirimkan peralatan ke bulan di pendaratan mereka.
Nokia mengatakan jaringan tersebut akan mengkonfigurasi dirinya sendiri dan membangun sistem komunikasi 4G/LTE di bulan, meskipun tujuan akhirnya akan beralih ke 5G.
Jaringan tersebut akan memberikan kemampuan komunikasi suara dan video untuk astronot, dan memungkinkan telemetri dan pertukaran data biometrik, serta penyebaran dan kendali jarak jauh perangkat penjelajah bulan dan perangkat robotik lainnya.
Jaringan itu juga akan dirancang untuk menahan kondisi ekstrim saat peluncuran dan pendaratan di bulan, dan untuk beroperasi di luar angkasa. Jaringan ini dikirim ke bulan dalam bentuk yang sangat solid untuk memenuhi batasan ukuran, berat dan daya yang ketat dari muatan ruang angkasa.
Nokia mengatakan jaringan akan menggunakan 4G/LTE, yang digunakan di seluruh dunia selama dekade terakhir, alih-alih teknologi 5G terbaru, dengan alasan telah lebih dikenal dan telah terbukti handal. Perusahaan produsen peralatan telekomunikasi itu juga akan mengembangkan aplikasi untuk penerus LTE, 5G.
NASA berencana untuk mengirim manusia ke bulan pada 2024, dan berada di sana dalam jangka panjang di bawah program Artemis.
Dikutip dari Reuters, Selasa, Nokia mengatakan sistem komunikasi broadband nirkabel pertama di luar angkasa itu akan dibangun di permukaan bulan pada akhir 2022, sebelum manusia berhasil kembali ke sana.
Nokia akan bermitra dengan perusahaan desain pesawat ruang angkasa swasta yang berbasis di Texas, Intuitive Machines, untuk mengirimkan peralatan ke bulan di pendaratan mereka.
Nokia mengatakan jaringan tersebut akan mengkonfigurasi dirinya sendiri dan membangun sistem komunikasi 4G/LTE di bulan, meskipun tujuan akhirnya akan beralih ke 5G.
Jaringan tersebut akan memberikan kemampuan komunikasi suara dan video untuk astronot, dan memungkinkan telemetri dan pertukaran data biometrik, serta penyebaran dan kendali jarak jauh perangkat penjelajah bulan dan perangkat robotik lainnya.
Jaringan itu juga akan dirancang untuk menahan kondisi ekstrim saat peluncuran dan pendaratan di bulan, dan untuk beroperasi di luar angkasa. Jaringan ini dikirim ke bulan dalam bentuk yang sangat solid untuk memenuhi batasan ukuran, berat dan daya yang ketat dari muatan ruang angkasa.
Nokia mengatakan jaringan akan menggunakan 4G/LTE, yang digunakan di seluruh dunia selama dekade terakhir, alih-alih teknologi 5G terbaru, dengan alasan telah lebih dikenal dan telah terbukti handal. Perusahaan produsen peralatan telekomunikasi itu juga akan mengembangkan aplikasi untuk penerus LTE, 5G.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Banggai gagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu jaringan Palu-Luwuk
20 January 2026 15:21 WIB
Polda-Sulteng musnahkan sebanyak 60 kg sabu pengungkapan jaringan internasional
30 December 2025 18:38 WIB
Polda Sulteng ungkap sebanyak 60 kilogram sabu jaringan internasional Malaysia
18 November 2025 21:15 WIB
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
DSLNG dorong kesiapan Gen Z masuk industri energi melalui energy connect 5.0
29 January 2026 15:46 WIB
Poso Energy bantu 50 sak semen untuk pembangunan sarana olahraga SMAN 1 Pamona Utara
28 January 2026 12:36 WIB
Peringati bulan K3 Nasional, keselamatan adalah budaya kerja DSLNG bukan sekadar prosedur
13 January 2026 10:24 WIB
Kalibrasi kompetensi guru dan pelajar SMK, AHM gelar festival vokasi Satu Hati 2026
03 December 2025 14:14 WIB
Veda dan Ramadhipa siap tutup musim 2025 dengan hasil gemilang di Valencia
24 November 2025 10:29 WIB