Central Data Technology sediakan akses "passwordless" untuk keamanan WFH
Jumat, 23 Oktober 2020 8:53 WIB
Ilustrasi: Sistem akses passwordless dan touchless. (ANTARA/HO)
Jakarta (ANTARA) - Central Data Technology, salah satu unit usaha CTI Group, menggandeng Entrust menyediakan akses passwordless dan touchless bagi pelanggannya sebagai solusi mengatasi kerentananan keamanan siber saat para karyawan banyak yang bekerja dari rumah (WFH) di masa pandemi.
Banyaknya karyawan yang bekerja dari rumah atau jarak jauh telah meningkatkan risiko pencurian identitas, peretasan kata sandi, dan kehilangan informasi kredensial. Terlebih, menurut Lembaga Riset Siber Indonesia (CISSReC) 70 persen warga di 9 kota besar Indonesia belum mengetahui hal-hal berkaitan dengan perlindungan kata sandi.
Banyak orang menggunakan sandi yang sama pada beberapa akun kerja dan pribadi, dan rentan terhadap serangan phishing yang bertujuan mencuri kredensial.
"Kita bisa melihat bahwa penggunaan kata sandi tidak cukup untuk keamanan identitas digital. Para pemimpin IT perlu mencari solusi autentikasi passwordless dan touchless untuk keamanan yang lebih tinggi, dan untuk mematuhi protokol kesehatan yang mengharuskan perusahaan meminimalkan objek yang menyentuh di ruang umum,” kata Presiden Direktur Central Data Technology, Lugas Satrio, dalam siaran pers, dikutip Kamis.
Menurut Claus Hansen, wakil presiden solusi perusahaan, Asia Pasifik & Jepang, Entrust, Entrust Identity menggunakan kredensial berbasis sertifikat dan teknologi seluler untuk mengaktifkan akses tanpa kata sandi, menghilangkan risiko penggunaan ulang kata sandi dan peretasan kata sandi yang tidak aman.
Dan sesuai protokol kesehatan, autentikasi tanpa sentuhan memberikan karyawan akses tanpa hambatan ke gedung dan sistem.
Cara kerja solusi passwordless dan touchless Central Dana dan Entrust ini adalah dengan memasangkan (pairing) perangkat soluler dengan laptop atau komputer (PC) menggunakan konektivitas Bluetooth.
Setelah pengguna memasukkan PIN pada perangkat untuk membuka dan mengakses identitasnya sendiri menggunakan biometrik, seperti sidik jari dan pengenalan wajah. Pengguna kemudian diiautentifikasi dan konektivitas Bluetooth perangkat masuk ke PC tanpa kata sandi serta membuka sistem masuk tunggal (Single Sign On) ke aplikasi Cloud kemudian mereka sudah bisa mengaksesnya.
Jarak atau jangkauan perangkat bisa diatur sehingga perangkat seluler akan otomatis logout dari sistem saat berada di luar jangkauan.
Banyaknya karyawan yang bekerja dari rumah atau jarak jauh telah meningkatkan risiko pencurian identitas, peretasan kata sandi, dan kehilangan informasi kredensial. Terlebih, menurut Lembaga Riset Siber Indonesia (CISSReC) 70 persen warga di 9 kota besar Indonesia belum mengetahui hal-hal berkaitan dengan perlindungan kata sandi.
Banyak orang menggunakan sandi yang sama pada beberapa akun kerja dan pribadi, dan rentan terhadap serangan phishing yang bertujuan mencuri kredensial.
"Kita bisa melihat bahwa penggunaan kata sandi tidak cukup untuk keamanan identitas digital. Para pemimpin IT perlu mencari solusi autentikasi passwordless dan touchless untuk keamanan yang lebih tinggi, dan untuk mematuhi protokol kesehatan yang mengharuskan perusahaan meminimalkan objek yang menyentuh di ruang umum,” kata Presiden Direktur Central Data Technology, Lugas Satrio, dalam siaran pers, dikutip Kamis.
Menurut Claus Hansen, wakil presiden solusi perusahaan, Asia Pasifik & Jepang, Entrust, Entrust Identity menggunakan kredensial berbasis sertifikat dan teknologi seluler untuk mengaktifkan akses tanpa kata sandi, menghilangkan risiko penggunaan ulang kata sandi dan peretasan kata sandi yang tidak aman.
Dan sesuai protokol kesehatan, autentikasi tanpa sentuhan memberikan karyawan akses tanpa hambatan ke gedung dan sistem.
Cara kerja solusi passwordless dan touchless Central Dana dan Entrust ini adalah dengan memasangkan (pairing) perangkat soluler dengan laptop atau komputer (PC) menggunakan konektivitas Bluetooth.
Setelah pengguna memasukkan PIN pada perangkat untuk membuka dan mengakses identitasnya sendiri menggunakan biometrik, seperti sidik jari dan pengenalan wajah. Pengguna kemudian diiautentifikasi dan konektivitas Bluetooth perangkat masuk ke PC tanpa kata sandi serta membuka sistem masuk tunggal (Single Sign On) ke aplikasi Cloud kemudian mereka sudah bisa mengaksesnya.
Jarak atau jangkauan perangkat bisa diatur sehingga perangkat seluler akan otomatis logout dari sistem saat berada di luar jangkauan.
Pewarta : Suryanto
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Poso Energy rutin pantau tren kualitas air, wujud komitmen menjaga kelestarian lingkungan
03 September 2026 9:25 WIB
Poso Energy dukung gerakan pramuka Kwarcab Poso ikuti jambore Nasional XII
01 September 2026 9:08 WIB
DSLNG raih tujuh penghargaan EPSA 2026, tegaskan komitmen pada inovasi dan keberlanjutan
31 August 2026 11:42 WIB
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
Poso Energy rutin pantau tren kualitas air, wujud komitmen menjaga kelestarian lingkungan
03 September 2026 9:25 WIB
Poso Energy dukung gerakan pramuka Kwarcab Poso ikuti jambore Nasional XII
01 September 2026 9:08 WIB
DSLNG raih tujuh penghargaan EPSA 2026, tegaskan komitmen pada inovasi dan keberlanjutan
31 August 2026 11:42 WIB
Respons cepat DSLNG, tim damkar bantu tangani kebakaran rumah warga di Bakung
27 August 2026 15:31 WIB