Palolo Dapat Jatah Pencetakan Sawah Baru
Senin, 27 April 2015 10:55 WIB
Seorang petani membajak lahan untuk ditanami padi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (17/3). Pemerintah propinsi Sulawesi Tengah terus menggenjot produksi padi guna mencapai target produksi 1,5 juta ton GKG pada 2014. (Foto: ANTARASulteng/Mohamad Hamzah)
Palu, (antarasulteng.com) - Kecamatan Palolo di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada 2015 ini mendapat jatah pencetakan sawah baru sekitar 900 hektare.
"Pencetakan sawah baru berlokasi di Desa Lemban Tonga, Kecamatan Palolo," kata Kepala Desa Lemban Tongoa, Suleman Nando, Senin.
Ia mengatakan, jika kegiatan pertanian itu terealisasi, maka Desa Lemban Tongoa akan menjadi salah satu lumbung beras di Kabupaten Sigi.
Selama ini masyarakat di desa yang dihuni sekitar 2.000 jiwa tersebut telah mampu memenuhi sendiri kebutuhan beras dari hasil produksi petani.
Suleman mengatakan luas potensi areal persawahan yang hingga kini masih belum dikelola masih besar.
Menurut dia, jika potensi dimaksud dimanfaatkan bagi pencetakan sawah baru akan sangat menguntungkan pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Sigi dalam meningkatkan produksi ke depan.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sigi, Agus Lamakarate mengatakan pada tahun anggaran 2015 ini, Sigi mendapat alokasi pencetakan sawah baru seluas 1.500 hektare.
Pencatakan sawah baru dilakukan sebagian di Kecamatan Pipikoro dan Palolo.
Pemkab Sigi berharap dalam tiga tahun mendatang telah mencapai swasembada pangan.
"Kami mendukung sepenuhnya program swasembada pangan nasional dengan meningkatkan produksi dan produktivitas padi, jagung dan kedelai," katanya.(skd)
"Pencetakan sawah baru berlokasi di Desa Lemban Tonga, Kecamatan Palolo," kata Kepala Desa Lemban Tongoa, Suleman Nando, Senin.
Ia mengatakan, jika kegiatan pertanian itu terealisasi, maka Desa Lemban Tongoa akan menjadi salah satu lumbung beras di Kabupaten Sigi.
Selama ini masyarakat di desa yang dihuni sekitar 2.000 jiwa tersebut telah mampu memenuhi sendiri kebutuhan beras dari hasil produksi petani.
Suleman mengatakan luas potensi areal persawahan yang hingga kini masih belum dikelola masih besar.
Menurut dia, jika potensi dimaksud dimanfaatkan bagi pencetakan sawah baru akan sangat menguntungkan pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Sigi dalam meningkatkan produksi ke depan.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sigi, Agus Lamakarate mengatakan pada tahun anggaran 2015 ini, Sigi mendapat alokasi pencetakan sawah baru seluas 1.500 hektare.
Pencatakan sawah baru dilakukan sebagian di Kecamatan Pipikoro dan Palolo.
Pemkab Sigi berharap dalam tiga tahun mendatang telah mencapai swasembada pangan.
"Kami mendukung sepenuhnya program swasembada pangan nasional dengan meningkatkan produksi dan produktivitas padi, jagung dan kedelai," katanya.(skd)
Pewarta : Anas Masa
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sigi usulkan sebanyak 14 titik saluran irigasi untuk mendukung cetak sawah baru
07 May 2026 20:30 WIB
Terpopuler - Seputar Sulteng
Lihat Juga
LPKA Kelas II Palu dan Disdukcapil kolaborasi penuhi hak identitas anak binaan
08 May 2026 16:14 WIB
Sigi usulkan sebanyak 14 titik saluran irigasi untuk mendukung cetak sawah baru
07 May 2026 20:30 WIB