
Gubernur Sulteng lanjutkan pembangunan KPN Talaga di Donggala

Palu (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid mengatakan berkomitmen melanjutkan pembangunan Kawasan Pangan Nusantara (KPN) Talaga di Kabupaten Donggala.
"Kawasan pangan sangat penting dalam menunjang kekuatan pangan daerah maupun nasional, sehingga perlu dilakukan percepatan pemanfaatannya," kata Anwar Hafid saat memimpin rapat terbatas mengenai pembangunan KPN Talaga di Palu, Jumat (8/5).
Ia mengatakan program pangan adalah isu strategis dan menjadi program prioritas nasional, maka fasilitas penunjang tersebut perlu dibangun kembali.
Lebih lanjut ia mengatakan melalui percepatan itu dapat memperkokoh kemandirian pangan daerah, memberdayakan dan meningkatkan ekonomi petani sekaligus mendorong industrialisasi di pedesaan.
Dalam rapat tersebut gubernur mendengarkan perkembangan terakhir serta langkah yang akan diambil untuk menindaklanjuti kegiatan di KPN TalAmi, setelah diresmikan Wakil Presiden ke-13 KH Maruf Amin pada Oktober 2023.
Pertemuan itu dipimpin Gubernur Sulteng, dihadiri Wakil Gubernur Sulteng Reny A Lamadjido, Sekretaris Daerah (Sekda) beserta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, termasuk Tenaga Ahli Satgas Percepatan Hilirisasi dan ketahanan energi Nasional.
"Percepatan pembangunan perlu langkah yang tepat, maka OPD teknis dan pihak terkait lainnya perlu berkolaborasi," ujar dia.
Sementara itu, Tenaga Ahli Satgas Percepatan Hilirisasi dan ketahanan energi Nasional M Ridha Saleh yang pernah menangani KPN mengatakan perizinan kawasan itu sudah lengkap, termasuk infrastruktur pendukung seperti jalan dan Air sudah tersedia.
Bahkan lahan yang sudah dilakukan pembersihan telah mencapai 200 hektare, namun pengelolaanya belum maksimal.
"Meski belum maksimal petani di sekitar KPN Talaga tetap beraktivitas bertani," ujar dia.
KPN dirancang penyuplai bahan pangan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, dengan total luas lahan disiapkan 1.123 hektare.
"Kami berharap kawasan itu dimanfaatkan kembali untuk penguatan produksi pangan daerah dalam menunjang Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, yakni swasembada pangan," katanya.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
