Berbelanja di Butik Via Daring dan BBM Diminati
Senin, 23 Juli 2012 11:26 WIB
Butik (ANTARA/Mohamad Hamzah)
Gorontalo - Butik yang menawarkan barang melalui daring (on line) dan layanan Blackberry Messenger (BBM) kini lebih diminati konsumen, terutama di bulan puasa.
Alasan sebagian konsumen memilih berbelanja dengan cara ini adalah lebih menghemat uang dan waktu.
"Cukup memilih barang melalui gambar yang tersedia, setelah dibayar tinggal menunggu barang dikirim. Jadi tidak perlu keluar rumah untuk sibuk memilah-milih baju di pertokoan," kata Nuryana Ibrahim, salah seorang pelanggan butik daring di Gorontalo, Senin.
Selain hemat waktu, harga barang melalui butik yang melayani daring jauh lebih murah sehingga bisa menghemat pengeluaran selama bulan ramadhan.
Konsumen lainnya, Fatma Karim, mengaku lebih nyaman berbelanja beberapa kebutuhan menjelang Lebaran di butik via BBM.
"Saya sampai punya lima grup BBM yang khusus menjual baju, satu grup menjual bunga hias, dan dua grup khusus mukena dan koko," ungkapnya.
Menurutnya, variasi barang yang ditawarkan melalui daring lebih banyak dan menarik, dibandingkan dengan yang tersedia di toko-toko yang ada di Gorontalo.
Fatma bahkan mengaku tidak takut dengan penipuan berkedok belanja daring karena telah memiliki butik langganan yang bisa dipercaya.
Meski demikian, lanjutnya, belanja daring memiliki kelemahan yakni konsumen tak bisa melihat langsung barang yang akan dibeli.
"Kadang warna di gambar beda dengan yang aslinya. Makanya sebelum membeli, saya memastikan dulu detail barang yang akan saya pesan," jelasnya. (D015)
Alasan sebagian konsumen memilih berbelanja dengan cara ini adalah lebih menghemat uang dan waktu.
"Cukup memilih barang melalui gambar yang tersedia, setelah dibayar tinggal menunggu barang dikirim. Jadi tidak perlu keluar rumah untuk sibuk memilah-milih baju di pertokoan," kata Nuryana Ibrahim, salah seorang pelanggan butik daring di Gorontalo, Senin.
Selain hemat waktu, harga barang melalui butik yang melayani daring jauh lebih murah sehingga bisa menghemat pengeluaran selama bulan ramadhan.
Konsumen lainnya, Fatma Karim, mengaku lebih nyaman berbelanja beberapa kebutuhan menjelang Lebaran di butik via BBM.
"Saya sampai punya lima grup BBM yang khusus menjual baju, satu grup menjual bunga hias, dan dua grup khusus mukena dan koko," ungkapnya.
Menurutnya, variasi barang yang ditawarkan melalui daring lebih banyak dan menarik, dibandingkan dengan yang tersedia di toko-toko yang ada di Gorontalo.
Fatma bahkan mengaku tidak takut dengan penipuan berkedok belanja daring karena telah memiliki butik langganan yang bisa dipercaya.
Meski demikian, lanjutnya, belanja daring memiliki kelemahan yakni konsumen tak bisa melihat langsung barang yang akan dibeli.
"Kadang warna di gambar beda dengan yang aslinya. Makanya sebelum membeli, saya memastikan dulu detail barang yang akan saya pesan," jelasnya. (D015)
Pewarta :
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemnaker gelar sosialisasi fitur daring pengukur tingkat kepatuhan di kawasan IMIP
20 December 2024 8:03 WIB, 2024
Pemerintah susun Rancangan Perpres Perlindungan Anak di Ranah Daring
06 December 2024 9:50 WIB, 2024
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020