IAIN Palu optimalkan PPG dukung SDM unggul di Sulteng
Rabu, 2 Juni 2021 23:24 WIB
Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd menyampaikan sambutan pada bimtek tentang penggunaan aplikasi LMS kepada dosen LPTK IAIN Palu, Rabu (2/6/2021). (ANTARA/Muhammad Hajiji)
Palu (ANTARA) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu mengoptimalkan pendidikan profesi guru (PPG) dalam upaya membangun kapasitas guru untuk menundukung program pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia unggul di Sulawesi Tengah (Sulteng).
"IAIN Palu adalah aset umat, aset masyarakat Sulawesi Tengah, sehingga pembinaan kapasitas guru dari berbagai daerah di perguruan tinggi Islam ini menjadi satu upaya kontribusi terhadap daerah kita," ucap Rektor IAIN Palu Prof Sagaf S Pettalongi MPd, di Palu, Rabu.
IAIN Palu sebagai satu lembaga pendidikan di Sulteng, kata Prof Sagaf, terus berupaya memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan peradaban manusia, salah satunya melalui optimalisasi pembinaan guru madrasyah dan guru pendidikan agama Islam di sekolah umum.
Pembinaan terhadap guru dilakukan, seiring dengan adanya izin penyelenggaraan program studi PPG yang diberikan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama.
"Maka kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada IAIN Palu harus dioptimalkan dengan baik sesuai fungsinya untuk peningkatan kompotensi guru," ujarnya.
Seiring dengan itu Dekan Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palu Dr Hamlan mengatakan PPG bertujuan untuk mencetak dan meningkatkan profesionalitas guru madrasah dan guru pendidikan agama Islam di sekolah umum.
"Mereka yang selesai mengikuti PPG di IAIN Palu, maka akan diberikan sertifikat guru profesional," ucap Hamlan.
Hamlan menerangkan penyelenggaraan PPG itu dilaksanakan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), yang bernaung pada FTIK IAIN Palu, dan sesuai dengan izin penyelenggaraan program studi PPG yang tertuang dalam Keputusan Menag nomor 52 tahun 2021.
Dia menyebutkan sebanyak 117 guru pendidikan agama Islam dari sekolah umum dan 150 guru madrasah berasal dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti PPG tahun 2021 di IAIN Palu.
"Kami melibatkan 60 dosen IAIN Palu untuk memberikan pengayaan, pembinaan dan pendampingan guru-guru tersebut selama tiga bulan mulai Juni ini," sebutnya.
Hamlan mengatakan proses pembinaan dan pendampingan para guru akan dilakukan secara daring, melalui aplikasi 'learning managemen sistem (LMS) yang telah didesain oleh Kementerian Agama.
"Keuntungan para guru yang telah mengikuti PPG yakni mereka memperoleh kompotensi paedagogik, sosial dan profesional, kompotensi kepribadian," sebutnya.
Ia mengatakan pelaksanaan PPG dibiayai oleh Kementerian Agama dan tiga pemerintah kabupaten di Sulteng yang meliputi Pemerintah Kabupaten Buol, Morowali dan Banggai laut.
Hamlan menambahkan FTIK IAIN Palu telah melaksanakan bimbingan teknis tentang penggunaan aplikasi LMS terhadap 60 dosen yang menjadi pengajar PPG tersebut. Dekan FTIK IAIN Palu Dr Hamlan menyampaikan sambutan pada bimtek tentang penggunaan aplikasi LMS kepada para dosen LPTK IAIN Palu, Rabu (2/6/2021). (ANTARA/Muhammad Hajiji)
"IAIN Palu adalah aset umat, aset masyarakat Sulawesi Tengah, sehingga pembinaan kapasitas guru dari berbagai daerah di perguruan tinggi Islam ini menjadi satu upaya kontribusi terhadap daerah kita," ucap Rektor IAIN Palu Prof Sagaf S Pettalongi MPd, di Palu, Rabu.
IAIN Palu sebagai satu lembaga pendidikan di Sulteng, kata Prof Sagaf, terus berupaya memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan peradaban manusia, salah satunya melalui optimalisasi pembinaan guru madrasyah dan guru pendidikan agama Islam di sekolah umum.
Pembinaan terhadap guru dilakukan, seiring dengan adanya izin penyelenggaraan program studi PPG yang diberikan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama.
"Maka kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada IAIN Palu harus dioptimalkan dengan baik sesuai fungsinya untuk peningkatan kompotensi guru," ujarnya.
Seiring dengan itu Dekan Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palu Dr Hamlan mengatakan PPG bertujuan untuk mencetak dan meningkatkan profesionalitas guru madrasah dan guru pendidikan agama Islam di sekolah umum.
"Mereka yang selesai mengikuti PPG di IAIN Palu, maka akan diberikan sertifikat guru profesional," ucap Hamlan.
Hamlan menerangkan penyelenggaraan PPG itu dilaksanakan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), yang bernaung pada FTIK IAIN Palu, dan sesuai dengan izin penyelenggaraan program studi PPG yang tertuang dalam Keputusan Menag nomor 52 tahun 2021.
Dia menyebutkan sebanyak 117 guru pendidikan agama Islam dari sekolah umum dan 150 guru madrasah berasal dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti PPG tahun 2021 di IAIN Palu.
"Kami melibatkan 60 dosen IAIN Palu untuk memberikan pengayaan, pembinaan dan pendampingan guru-guru tersebut selama tiga bulan mulai Juni ini," sebutnya.
Hamlan mengatakan proses pembinaan dan pendampingan para guru akan dilakukan secara daring, melalui aplikasi 'learning managemen sistem (LMS) yang telah didesain oleh Kementerian Agama.
"Keuntungan para guru yang telah mengikuti PPG yakni mereka memperoleh kompotensi paedagogik, sosial dan profesional, kompotensi kepribadian," sebutnya.
Ia mengatakan pelaksanaan PPG dibiayai oleh Kementerian Agama dan tiga pemerintah kabupaten di Sulteng yang meliputi Pemerintah Kabupaten Buol, Morowali dan Banggai laut.
Hamlan menambahkan FTIK IAIN Palu telah melaksanakan bimbingan teknis tentang penggunaan aplikasi LMS terhadap 60 dosen yang menjadi pengajar PPG tersebut. Dekan FTIK IAIN Palu Dr Hamlan menyampaikan sambutan pada bimtek tentang penggunaan aplikasi LMS kepada para dosen LPTK IAIN Palu, Rabu (2/6/2021). (ANTARA/Muhammad Hajiji)
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
LPTK UIN Datokarama perluas layanan Pendidikan Profesi Guru ke Sultra
27 December 2023 12:37 WIB, 2023
UIN Datokarama cetak 185 guru profesional dari 18 provinsi lewat PPG
26 December 2022 16:03 WIB, 2022
UIN Datokarama - Pemkot Palu kerja sama tingkatkan kompetensi guru
24 September 2022 10:06 WIB, 2022
Terpopuler - Pendidikan & Iptek
Lihat Juga
DSLNG latih guru penggerak Banggai kuasai pembelajaran berbasis kecerdasan buatan
28 January 2026 10:55 WIB
Rektor UIN Datokarama Palu perjuangkan hak generasi muda peroleh pendidikan
25 January 2026 18:45 WIB
Pemkab Poso perkuat sinergi dengan pusat untuk pengembangan pendidikan tinggi
16 January 2026 20:13 WIB