IAIN Palu dan tiga Pemda bekerja sama tingkatkan kualitas guru PAI

id IAIN Palu,ftik,lptk,ppg,profesi guru,hamlan

IAIN Palu dan tiga Pemda bekerja sama  tingkatkan kualitas guru PAI

Dekan FTIK IAIN Palu Dr Hamlan foto bersama dengan Pejabat dari Pemkab Banggai Laut usai menandatangani MoU tentang pendidikan profesi guru di IAIN Palu. ANTARA/Muhammad Hajiji

Palu (ANTARA) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, bekerja sama dengan tiga pemerintah daerah meliputi Kabupaten Buol, Morowali dan Banggai Laut, untuk meningkatkan kualitas guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum.

"Tiga Pemda itu membiayai guru PAI mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) di LPTK IAIN Palu," kata Dekan Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palu Dr Hamlan, di Palu, Sabtu.

Kata Hamlan, pendidikan profesi guru merupakan program nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah termasuk Kementerian Agama. Untuk wilayah Sulteng, IAIN Palu menjadi satu perguruan tinggi yang dipercayakan oleh pemerintah Pusat untuk menyelenggarakan program tersebut.

"Pendidikan profesi guru merupakan program nasional yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah, yang saat ini tiga Pemda tersebut sudah bekerja sama dengan LPTK IAIN Palu pada Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan," sebut Hamlan.

Dari kerja sama itu, ujar dia, masing-masing pemda akan membiayai guru PAI selama proses pendidikan profesi berlangsung kurang lebih tiga bulan. Rinciannya  enam guru PAI dari Banggai Laut , kemudian 14 guru PAI masing-masing dari Morowali dan untuk Buol.

"Guru yang mereka utus saat ini sudah sedang mengikuti proses pembinaan, pendidikan, dalam program profesi guru yang dilatih oleh dosen-dosen dari IAIN Palu," katanya.

Hamlan menjelaskan guru yang telah mengikuti pendidikan profesi guru akan diberikan sertifikat kompetensi atau sertifikat guru profesional.

"Setelah mengantongi sertifkat itu, maka mereka termasuk guru yang bersertifikasi. Dan sertifikasinya akan dibayarkan oleh negara," sebutnya.


 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar