Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah memastikan terus meningkatkan dan memperkuat produksi pertanian di daerah itu.

Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengapresiasi dukungan seluruh pihak dalam memperkuat sektor pertanian yang hingga saat ini masih menjadi pilar utama perekonomian daerah di Kabupaten Sigi.

"Berdasarkan data yang ada bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sigi tahun 2024 masih didominasi sektor pertanian dengan kontribusi sebesar 47,8 persen," kata Rizal saat ditemui awak media di Desa Ngatabaru, Sigi, Jumat.

Ia mengemukakan untuk produksi beras asal daerahnya tahun 2024 mencapai 66.294 ton, dengan mencatat surplus 35.294 ton dari kebutuhan konsumsi masyarakat.

"Alhamdulillah kemarin kita sudah melakukan panen raya di Sibalaya Utara Kecamatan Tanambulava seluas 500 hektare dengan produktivitas rata-rata 7 ton per hektare," ucapnya.

Ia menuturkan hingga saat ini Kabupaten Sigi mencatat untuk luas tanam mencapai 13.253 hektare, sehingga estimasi produksi mencapai 112.991 ton gabah kering panen.

"Jadi ini menunjukkan petani di Kabupaten Sigi memperoleh keuntungan bersih rata-rata Rp24,8 juta per hektare," sebutnya.

Menurut dia, panen raya yang dilaksanakan pemerintah Kabupaten Sigi merupakan wujud hasil kerja keras petani dan simbol kebersamaan seluruh pihak di daerah tersebut.

"Tentunya pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan pendampingan kepada para petani melalui penyediaan sarana produksi, pembangunan infrastruktur, serta penguatan akses pasar, dengan tujuan menjadikan Kabupaten Sigi sebagai lumbung pangan yang maju, berkelanjutan, dan berbasis pertanian serta pariwisata," katanya.

Rizal menyebutkan masih menemui sejumlah kendala di lapangan seperti keterbatasan dalam penyediaan bantuan benih, alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada para petani di Kabupaten Sigi.

"Kami meminta agar pemerintah provinsi Sulawesi Tengah dan pemerintah pusat dapat memberikan bantuan termasuk dukungan program cetak sawah baru seluas 4.000 hektare yang mulai dikerjakan tahun ini di Sigi," ujarnya.

Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memberikan bantuan kepada Pemkab Sigi pada program pemberdayaan petani miskin ekstrem kepada 375 kepala keluarga mencapai Rp2,8 miliar dan program pemanfaatan pekarangan guna pemenuhan gizi keluarga berisiko stunting sebesar Rp145 juta, dan bantuan pemberdayaan penangkar sebanyak Rp68 juta.

"Ada alsintan (alat mesin pertanian) juga kami serahkan ke pemerintah daerah setempat yakni tiga unit combine harvester, 10 unit hand tractor, dan 10 unit peralatan lainnya," ucap Anwar.

Ia menjelaskan pihaknya pun sudah mengalokasikan program cetak sawah dengan luas 1.200 hektare, sehingga total keseluruhan bantuan dari Pemprov Sulteng ke Kabupaten Sigi mencapai Rp48,9 miliar.