Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) segera berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mendukung program Gubernur Sulteng yakni Berani Tangkap Banyak di daerah tersebut.
"Dukungan ini menindaklanjuti kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah itu, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pemilik usaha budidaya ikan air tawar di Desa Mpanau dan pemerintah desanya," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sigi Moh Akib Ponulele saat ditemui awak media di Bora Sigi, Senin.
Ia mengemukakan dalam waktu dekat pihaknya segera akan mengatur pertemuan antara Dinas Perikanan Sulteng, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan setempat, pemerintah desa dan pelaku budidaya ikan air tawar itu.
"Tentunya Kabupaten Sigi ini potensi budidaya ikan air tawar cukup melimpah karena air yang terus menerus mengalir, sungai yang panjang membentang di Sigi, dan adanya Danau Lindu sebagai salah satu Balai Benih Ikan di kawasan tersebut," ucapnya.
Ia menuturkan hingga saat ini pengelolaan balai benih ikan (BBI) di Kabupaten Sigi belum optimal.
"Alhamdulillah tahun 2025 sudah terbit peraturan daerah (Perda) terkait pengelolaan Danau Lindu dan selanjutnya ditindaklanjuti dengan peraturan bupati (Perbup) yang bisa membentuk tim, sehingga Danau Lindu nantinya dapat terbentuk rencana tata ruang peta wilayah," sebutnya.
Menurut dia, melalui peraturan bupati itu bisa membuat pengelolaan Danau Lindu dapat semakin terarah.
"Ke depan dengan adanya peta wilayah itu dapat diketahui lokasi budidaya, pariwisata, transportasi, dan kawasan konservasi nya di Danau Lindu," kata dia.
Akib menyebutkan pembentukan rencana tata ruang peta wilayah Danau Lindu dapat direalisasikan tahun 2027 mendatang pada kegiatan Festival Danau Lindu.