Donggala (ANTARA) - Bupati Donggala Vera Elena Laruni mendorong distribusi obat dari gudang farmasi milik Dinas Kesehatan setempat disalurkan tepat waktu ke seluruh puskesmas di daerah tersebut.
"Kepada kepala Dinas Kesehatan, pesan saya bahwa dari tahun ke tahun selalu di gudang farmasi tempat penyimpanan obat-obatan banyak obat yang kedaluwarsa," kata dia dihubungi di Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu.
Ia mengemukakan ke depan Dinas Kesehatan dapat membuat skala prioritas terkait dengan pemesanan obat-obatan yang dibutuhkan dalam melayani masyarakat Donggala.
"Jadi gudang farmasi yang ada di kesehatan itu jangan sampai obatnya menumpuk, silakan distribusi obat-obat itu ke seluruh puskesmas di Kabupaten Donggala," ucapnya.
Ia menjelaskan pentingnya mulai tahun ini untuk segera membenahi fasilitas puskesmas-puskesmas di daerah tersebut.
"Puskesmas di Donggala hanya di wilayah kota yang mulus, kalau puskesmas lainnya banyak yang bocor, tentunya ini akan kita benahi sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat optimal," katanya.
Vera menyebutkan tugas Dinas Kesehatan memperhatikan stok obat-obatan tetap tersedia di gudang farmasi secara berkala.
"Tolong perhatikan pelayanan di puskesmas, jangan sampai obat-obatan habis dan tidak tersedia di gudang farmasi, usahakan jangan sampai obat habis dan baru akan dipesan," kata dia.
Jumlah puskesmas di daerah tersebut 18 unit tersebar di 16 kecamatan.