Jakarta (ANTARA) - Calon Presiden Nomor Urut 01 Prabowo Subianto menilai Indonesia cukup memerlukan satu kartu yang mencakup seluruh fungsi-fungsi besar, seperti kesehatan, pendidikan, hingga tenaga kerja.
"Ke depan kita tidak usah terlalu banyak kartu, cukup satu kartu yang mencakup semua untuk melaksanakan fungsi-fungsi yang besar," ujar Prabowo dalam Debat Capres Keempat di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu.
Satu kartu tersebut dikatakan Prabowo akan menjadi bagian dari penggunaan teknologi informatika dalam pemerintahan Prabowo-Sandi bila terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019 - 2024.
"Nantinya pemerintahan Prabowo-Sandi akan mengutamakan penggunaan teknologi informatika, ini terutama untuk mencapai transparansi," jelas Prabowo.
Prabowo menjelaskan seluruh sistem yang baik tidak akan efisien bila tidak memiliki tujuan yang jelas sehingga pihaknya ingin mencapai suatu pemerintahan yang efektif.
"Harus efektif dan bersih dari korupsi, lalu teknologi informatika ini adalah senjata yang sangat efektif untuk mencapai itu. Teknologi informatika memang suatu keharusan namun harus efektif," jelas Prabowo.
Baca juga: Jokowi: Indonesia butuh pemerintahan "Dilan"
Prabowo: Indonesia cukup memerlukan satu kartu
Minggu, 31 Maret 2019 3:10 WIB
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.
Pewarta : Maria Rosari Dwi Putri
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Capres Prabowo: Dalam 5 tahun ke depan, pertumbuhan ekonomi RI capai 8 persen
06 March 2024 7:44 WIB, 2024
Capres Ganjar ungkap rencana politik jangka pendek usai pemungutan suara
23 February 2024 14:12 WIB, 2024
Capres Prabowo minta restu Habib Ali Kwitang agar bisa bertugas untuk rakyat
16 February 2024 16:31 WIB, 2024