Kolonodale (ANTARA) - Bupati Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Ir Aptripel Tumimomor, MT melantik pejabat eselon II, III, IV dan pejabat fungsional lingkup Pemkab Morut di Kolonodale, Senin.

Menurut catatan Sekretariat Daerah Morut, pejabat Eselon II yang dilantik berjumlah 11 orang, Eselon III sebanyak 41 orang, Eselon IV 98 orang dan pejabat fungsional 12 orang.

Pejabat Eselon II yang saat ini disebut Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik adalah Misihati Pua sebagai Sekretaris DPRD Morut, Yunber Bamba, S.PI, M.Si (Asisten Administrasi  Perekonomian dan Pembangunan), Sam Purnama Kandori, MAP (Inspektur Inspektorat), Agus Satria Ponga, ST.MT (Kadis PU, Penataan Ruang dan Perumahan).

Chester Tumimomor, S.Pt (Kadis Perikanan), Abas Mato'ori, SP,MM (Kadis Perpustakaan dan Kearsipan), Yansimol Botuale, SE.MM (Kepala Kesbangpol), Buharman Lamboli, S.Sos (Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran), Ivan Mareoli (Kadis Kominfo), Gunawan  SP, MT (Kadis Penanaman Modal dan PTSP), Feri Ferdinan Boho, ST.MT (Kadis Perhubungan).

Semua pejabat yang dilantik ini telah lulus dalam asesmen pejat tinggi pratama yang digelar Pemkab Morut beberapa bulan lalu.

Sedangkan di jajaran pejabat eselon III alias administrator, terdapat empat orang camat yakni Camat Lembo Raya, Petasia, Petasia Timur, dan Mamosalato. Bupati Morut Ir Aptripel Tumimomor, MT memberikan sambutan usai melantik lebih 100 pejabat eselon II, III, IV dan pejabat fungsional jajaran Pemkab Morut di Kolonodale, Senin (6/1) (ANTARA/HO-Michael Sorisi) (ANTARA/HO-Michael Sorisi)
Dalam sambutannya, Ipe panggilan akrab Aptripel menegaskan bahwa jabatan adalah kepercayaan pimpinan yang harus dijaga dan dilaksanakan sebaik-baiknya dan dipertanggungjwabkan di dunia dan akhirat. 

"Jabatan adalah titipan pimpinan, dan kalau titipan ini kemudian diambil kembali oleh yang menitipkannya, jangan ada yang merasa dizolimi," ujarnya.

Ipe yang akan maju kembali sebagai calom bupati pada Pilkada Morut 2020 itu melanjutkan, 'penilaian kan pada diri saudara. Ada persyaratan-persyaratan, aturan-aturan yang diberikan. Kalau saudara sudah menjalankan sesuai persyaratan dan aturan itu, maka sudah benar, tetapi kalau tidak, maka sekali waktu titipan ini akan dicabut.'

Soal penempatan pada jabatan masing-masing, Ipe berucap: 'yang manis jangan lekas ditelan dan yang pahit jangan langsung dibuat. Laksanakan dulu tugas di tempat yang diberikan saat ini.'

"Jangan ba veto-veto, laksanakan dulu, kalau di situ memang tempt untuk berprestasi, ya berprestasilah. Jangan belum apa-apa, so mulai minta tolong sama si anu-si anu. Kerja kerja dan kerja. Kalau mau panjang karirmu, loyal," ujarnya tegas.

Soal loyalitas ini, Ipe sempat menyitir ayat Alkitab dalam Keluaran 20:12 yang menyebut 'Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu."

Morowali Utara, Kata Aptripel pada acara yang juga dihadiri pimpinan DPRD dan anggota forum komunikasi pimpinan daerah Morut itu, membutuhkan aparatur yang mau dan bisa bekerja keras dengan bersinergi dengan masyarakat.

"Kita ini pelayan masyarakat, jangan merasa lebih tinggi dari masyarakat. Jangan membuat masyarakat morat marit karena aturan yang kalian bikin-bikin sendiri. Kita ini pelayan masyarata, masyarakat yang punya amanat ini," katanya lagi.

Ia juga meminta semua pejabat mampu mengayomi bawahan dan berkoordinasi dengan mereka karena tidak ada keberhasilan tanpa kerja sama dan koordinasi baik dengan bawahan. Dua pejabat tinggi pratama yang baru dilantik Bupati Morut Ir Aptripel Tumimomor, MT di Kolonodale, Senin (6/1). Kiri adalah Yunber Bamba, S.Pi, M.Si sebagai Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan. Yunber sebelumnya adalah pejabat Eselon III yang sudah puluhan tahun berkarir di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulteng. Kanan, Chester Tumimomor sebagai Kadis Perikanan. (ANTARA/Istimewa)

Pewarta : --
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026