Menhan Prabowo: Indonesia kehilangan tokoh bangsa
Senin, 3 Februari 2020 9:53 WIB
Suasana di rumah duka Gus Sholah di Jalan Kapten Tendean nomor 2C Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020). (ANTARA/Muhammad Zulfikar)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mengatakan masyarakat Indonesia kehilangan salah satu tokoh bangsa atas berpulangnya Salahuddin Wahid atau yang kerap disapa Gus Sholah.
"Kita kehilangan tokoh nasional, tokoh Islam, tokoh bangsa yang sangat penting," kata Prabowo saat melayat di rumah duka Gus Sholah di Jalan Kapten nomor 2C Jakarta Selatan, Senin.
Ia mengatakan kedatangannya ke rumah duka merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan langsung kepada almarhum Gus Sholah.
Mantan calon Presiden RI tersebut juga mendoakan agar adik dari Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu mendapatkan tempat terbaik di sisi sang pencipta.
"Semoga arwah beliau diterima yang maha kuasa dan diberikan tempat sebaik-baiknya," kata Ketua umum Partai Gerinda tersebut.
Sebelumnya, tokoh penting Nahdlatul Ulama, KH Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah tutup usia pukul 20.55 WIB usai kritis menjalani perawatan di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta, Minggu.
Dari laman media sosial putra Gus Sholah, Irfan Wahid (Ipang Wahid) memintakan permohonan maaf dari almarhum ayahnya jika ada kesalahan.
"Mohon dimaafkan seluruh kesalahan," tulis Ipang di laman Facebook dan Twitternya.
Gus Sholah yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang tutup usia karena mengalami sakit jantung.
"Kita kehilangan tokoh nasional, tokoh Islam, tokoh bangsa yang sangat penting," kata Prabowo saat melayat di rumah duka Gus Sholah di Jalan Kapten nomor 2C Jakarta Selatan, Senin.
Ia mengatakan kedatangannya ke rumah duka merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan langsung kepada almarhum Gus Sholah.
Mantan calon Presiden RI tersebut juga mendoakan agar adik dari Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu mendapatkan tempat terbaik di sisi sang pencipta.
"Semoga arwah beliau diterima yang maha kuasa dan diberikan tempat sebaik-baiknya," kata Ketua umum Partai Gerinda tersebut.
Sebelumnya, tokoh penting Nahdlatul Ulama, KH Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah tutup usia pukul 20.55 WIB usai kritis menjalani perawatan di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta, Minggu.
Dari laman media sosial putra Gus Sholah, Irfan Wahid (Ipang Wahid) memintakan permohonan maaf dari almarhum ayahnya jika ada kesalahan.
"Mohon dimaafkan seluruh kesalahan," tulis Ipang di laman Facebook dan Twitternya.
Gus Sholah yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang tutup usia karena mengalami sakit jantung.
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gus Kikin dikabarkan akan gantikan Gus Sholah di Pesantren Tebuireng
05 February 2020 7:23 WIB, 2020
Terpopuler - Seputar Sulteng
Lihat Juga
Bupati Parigi Moutong minta kepala desa data kebun warga terdampak karhutla
06 February 2026 21:12 WIB
Pemkab Parigi Moutong buka opsi minta bantuan helikopter padamkan karhutla
05 February 2026 19:45 WIB
BPBD salurkan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Parigi Moutong
05 February 2026 13:01 WIB