Warga Palu deklarasi sanitasi total berbasis masyarakat
Sabtu, 22 Februari 2020 18:22 WIB
Wali Kota Palu Hidayat memegang spanduk Sanitasi Total Berbasis Masyarakat sebelum kegiatan itu dideklarasikan di Kecamatan Palu Selatan, Sabtu (22/2/2020). (ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu)
Palu (ANTARA) - Warga Kota Palu, Sulawesi Tengah, mendeklarasikan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat demi menciptakan kemajuan derajat kesehatan yang lebih baik, di Kecamatan Palu Selatan.
Wali Kota Palu Hidayat saat menghadiri deklarasi itu di Palu, Sabtu mengatakan setiap individu pasti menginginkan derajat hidup yang sehat, oleh karena itu lima pilar yang harus diwujudkan dalam sanitasi total berbasis masyarakat.
Kelima pilar yang dimaksud yakni stop buang air besar sembarangan tempat, cuci tangan pakai sabun, kemudian pengelolaan air minum-makanan rumah tangga dan pengelolaan sampah rumah tangga serta pengelolaan limbah cair rumah tangga.
"Tentunya ini mengulangi apa yang telah dilakukan sebelum-sebelumnya yakni guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat lebih baik," ujar Hidayat.
Menurut Hidayat, deklarasi sanitasi total berbasis masyarakat sudah dua kali dilaksanakan, sebelumnya berlangsung di Kecamatan Birobuli Utara.
Pada kesempatan itu, Hidayat menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah kecamatan setempat atas penyelenggaraan kegiatan bertajuk "Promosi Kesehatan".
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada pihak Dinas Kesehatan Kota Palu dan pihak Kecamatan Birobuli Selatan yang terlibat dalam program itu.
"Kita ingin kegiatan seperti ini bisa menular di kecamatan lain untuk membuat kegiatan serupa," ujarnya.
Deklarasi sanitasi total berbasis masyarakat iyu dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama agar menyudahi buang air besar sembarangan serta membudayakan cuci tangan pakai sabun.
Wali Kota Palu Hidayat saat menghadiri deklarasi itu di Palu, Sabtu mengatakan setiap individu pasti menginginkan derajat hidup yang sehat, oleh karena itu lima pilar yang harus diwujudkan dalam sanitasi total berbasis masyarakat.
Kelima pilar yang dimaksud yakni stop buang air besar sembarangan tempat, cuci tangan pakai sabun, kemudian pengelolaan air minum-makanan rumah tangga dan pengelolaan sampah rumah tangga serta pengelolaan limbah cair rumah tangga.
"Tentunya ini mengulangi apa yang telah dilakukan sebelum-sebelumnya yakni guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat lebih baik," ujar Hidayat.
Menurut Hidayat, deklarasi sanitasi total berbasis masyarakat sudah dua kali dilaksanakan, sebelumnya berlangsung di Kecamatan Birobuli Utara.
Pada kesempatan itu, Hidayat menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah kecamatan setempat atas penyelenggaraan kegiatan bertajuk "Promosi Kesehatan".
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada pihak Dinas Kesehatan Kota Palu dan pihak Kecamatan Birobuli Selatan yang terlibat dalam program itu.
"Kita ingin kegiatan seperti ini bisa menular di kecamatan lain untuk membuat kegiatan serupa," ujarnya.
Deklarasi sanitasi total berbasis masyarakat iyu dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama agar menyudahi buang air besar sembarangan serta membudayakan cuci tangan pakai sabun.
Pewarta : Moh. Ridwan
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perbaikan dan penerangan jalan jadi aspirasi warga Kelurahan Birobuli Utara dalam reses DPRD Palu
29 October 2021 6:12 WIB, 2021
Terpopuler - Sulteng
Lihat Juga
200-an kontraktor proyek Pemprov Sulteng belum ikutkan karyawannya ke BPJamsostek
21 February 2020 11:49 WIB, 2020
Hanura rekomendasikan Hadianto-Reni berpasangan di Pilkada Kota Palu
21 February 2020 0:05 WIB, 2020