Daud Yordan Dapat Lima Jahitan

id daud, yordan, tinju, petinju

Daud Yordan

Semarang, (antarasulteng.com) - Juara dunia kelas ringan IBO Daud Yordan mendapatkan lima jahitan dari dokter yang merawatnya setelah menderita luka akibat terkena pukulan saat bertarung melawan petinju Argentina Daniel Eduardo Brizuela di Perth, Australia, Sabtu (6/7).

Petinju dengan rekor bertarung 31 kali menang (23 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah, ketika dihubungi dari Semarang, Senin, mengatakan luka yang diderita berada di alis sebelah kanan dan kepala (ubun-ubun).

Tetapi, kata petinju Sasana Kayong Utara Kalimantan Barat tersebut, yang dijahit hanya di alis sebelah kanan saja. "Sekarang ini saya masih berada di Jakarta dan baru Rabu (10/7) kembali ke Sukadana, Kalimantan Barat," katanya menegaskan.

Ayah dari Miquel Angela Yordan Jr tersebut berhasil merebut gelar juara dunia kelas ringan (61,2 kilogram) setelah menang angka atas petinju Argentina Daniel Eduardo Brizuela ((117-111, 115-113, 116-112) melalui pertarungan 12 ronde.

Kemenangan itu juga menjadikan Daud Yordan merupakan petinju Indonesia yang mampu meraih gelar juara dunia di kelas yang berbeda karena sebelumnya yang bersangkutan adalah juara dunia kelas bulu (57,1 kilogram) IBO.

Juara dunia kelas bulu IBO tersebut direbut Daud Yordan setelah menang KO ronde kedua atas petinju Filipina Lorenzo Villanueva di Singapura, 5 Mei 2012, kemudian sempat dipertahankan kembali pada pertarungan melawan petinju Mongolia Choi Tseveenpurev (menang angka) juga di Singapura, 9 November 2012.

Tetapi gelar tersebut akhirnya lepas setelah kalah TKO ronde ke-12 dari petinju Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka di Jakarta, 14 April 2013. Setelah itu, Daud Yordan memutuskan untuk naik dua kelas dari bulu ke ringan karena berat badannya sudah tidak ideal tampil di kelas bulu.

Ketika ditanya target selanjutnya setelah berhasil meraih gelar juara dunia kelas ringan, dia mengatakan sampai kini belum terpikirkan karena semuanya diserahkan kepada manajemennya Dragon Fire.

"Saya serahkan kepada manajemen soal itu, yang jelas sekarang ini saya konsentrasi untuk menyembuhkan cedera dan istirahat total," katanya.

Kemungkinan, lanjut dia, dirinya menjalani istirahat total selama seminggu kemudian mulai berlatih lagi. "Saya memang cinta dengan olahraga tinju sehingga setelah seminggu istirahat, saya akan memulai latihan lagi," katanya.
Pewarta :
Editor : Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar