
PLTA Sulewana Baru Suplai Daya 18 MW

Palu, (antarasulteng.com) - Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sulewana Poso hingga kini baru mensuplai daya listrik untuk kebutuhan masyarakat Sulawesi Tengah sekitar 18 megawatt (MW).
"Suplai daya listrik sebesar itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Tentena, Poso dan sebagian Parigi Moutong," kata General Manager PT PLN Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo), Santoso Januwarsono via telepon dari Manado, Kamis.
Ia mengatakan sesuai kesepakatan dengan PLN, katanya PLTA Sulewana Poso-3 siap mengalokasikan sekitar 80 daya listrik yang dihasilkan PLTA satu-satunya di Provinsi Sulteng itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini.
Namun karena transmisi PLTA hingga kini belum juga rampung dikerjakan, maka untuk sementara pembangkit tersebut baru bisa mensuplai daya 18 MW.
"Tapi kalau pembangunan jaringan transmisi PLTA sudah selesai dikerjakan,dipastikan sisa dari daya yang dialokasikan dari PLTA Sulewana sudah bisa dialirkan sepenuhnya sesuai kebutuhan," katanya.
Menurut dia, jika tidak ada aral melintang Agustus 2014, pembangunan transmisi PLTA Sulewana Poso sudah rampung dan langsung mensuplai daya, termasuk ke Kota Palu dan kabupaten lainnya.
Mudah-mudahan saja pembangunan transmisi PLTA bisa selesai pada Agustus mendatang.
Januar mengaku Sulteng, termasuk Palu sebagai ibu kota provinsi hingga kini masih kekurangan daya listrik, meski sudah memiliki dua mesin PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uang) milik swasta.
PLTU Mpanau yang terletak di Desa Mpanau, Kecamatan Taweli, Palu berkapasitas 30MW itu selama ini sangat membantu PLN setempat.
Namun beberapa waktu lalu mengalami gangguan sehingga tidak ada jalan lain bagi PLN, kecuali kembali melakukan pemadaman bergilir.
Bahkan bukan hanya di Palu saja, tetapi kondisi sama juga terjadi saat ini di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.(skd)
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
