
Gubernur Sulteng Minta Distributor Bahan Pokok Dikumpulkan

...dalam satu-dua hari ini semua distributor dan berbagai pihak...
Palu, (antarasulteng.com) - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola memerintahkan stafnya untuk mengumpulkan para distributor bahan pokok dan pihak terkait, khususnya bidang transportasi guna membahas upaya mengendalikan harga dan memperkuat stok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2014.
Asisten Bidang Perekonomian Pemprov Sulteng Bunga Elim Somba di Palu, Senin, mengatakan, perintah gubernur terkait dengan upaya mengendalikan inflasi dan memenuhi kebutuhan sembako masyarakat selama Ramadhan dengan harga, volume dan kualitas yang terjamin.
"Mudah-mudahan dalam satu-dua hari ini semua distributor dan berbagai pihak terkait akan berkumpul. Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM yang akan mengarahkan pertemuan itu," ujarnya.
Menyinggung perkembangan harga bahan pokok di pasaran Kota Palu, Elim Somba mengatakan sampai saat ini masih stabil dan stok bahan pokok cukup tersedia.
"Hanya kita khawatir dengan dampak berita-berita di media massa yang semakin gencar memberitakan adanya kenaikan harga beberapa jenis bahan pokok di luar Sulteng. Ini bisa menimbulkan `panic-buying` dimana masyarakat terpengaruh secara psikologis terhadap berita-berita itu lalu membeli secara besar-besaran padahal kondisi sebenarnya stabil," ujarnya.
Karena itu, kata Elim, pihaknya menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja sewajarnya karena pemerintah akan tetap mengawal persediaan, arus distribusi, dan pengendalian harga jual agar tidak merugikan masyarakat.
Pemerintah daerah, katanya, sangat berkepentingan dengan penjagaan inflasi yang rendah untuk mengimbangi pelemahan pertumbuhan ekonomi daerah akibat larangan ekspor ekspor mineral mentah sejak 12 Januari 2014.
"Pertumbuhan ekonomi kita dalam Triwulan I-2014 ini hanya 2,98 persen, turun tajam dibanding triwulan IV 2013 yang mencapai 6,28 persen dan triwulan I 2013 sebesar 10,71 persen. Jadi kalau inflasi tidak dikendalikan dengan maksimal, maka akan semakin memukul perekonomian dan upaya mensejahterakan masyaakat," ujarnya.
Terkait inflasi, Badan Pusat Statistik Sulawesi Tengah mencatat, pada April 2014, kota Palu mengalami inflasi sebesar 0,21 persen sehingga inflasi tahun kalender Januari-April 2014 menjadi 1,12 persen. Sedangkan laju inflasi year on year (April 2014 terhadap April 2013) sebesar 9,42 persen. (skd)
Pewarta : Rolex Malaha
Editor:
Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
