
Tidak Ada Keterlibatan Polda Dalam Penangkapan Amran

Dia mengatakan, istri Amran Batalipu, Lusiana Baculu menemui dirinya di Buol pada Jumat pagi dan menyampaikan bahwa suaminya telah ditangkap KPK.
Palu - Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Dewa Parsana mengatakan bahwa tidak ada keterlibatan aparat Polda dalam penangkapan Bupati Buol Amran Batalipu oleh tim KPK pada Jumat pagi pukul 04.00 WITA.
"Kegiatan KPK berjalan sendiri, Pilkada juga berjalan sendiri. Dua-duanya berjalan dengan aman dan sangat kondusif," kata Dewa Parsana, saat tiba dari Buol di Bandara Mutiara Palu, Jumat.
Dia mengatakan, istri Amran Batalipu, Lusiana Baculu menemui dirinya di Buol pada Jumat pagi dan menyampaikan bahwa suaminya telah ditangkap KPK.
"Saya menyampaikan kepada istri bapak (Amran Batalipu) sesuai kewenangan saya," katanya.
Dewa Parsana tidak bersedia memberikan penjelasan terkait bantuan aparat kepolisian dalam penangkapan Amran Batalipu.
Dia mengatakan, tugas utama polisi yang ditempatkan di Buol adalah untuk mengamankan jalannya pilkada yang berlangsung 4 Juli 2012.
Dewa Parsana mengatakan pasca penangkapan Bupati Buol, dirinya langsung mengundang para tokoh masyarakat, agama dan para tim sukses dari calon bupati untuk meluruskan tentang penangkapan Amran Batalipu.
Dia mengatakan, dua kegiatan tersebut berlangsung secara terpisah dan tidak ada hubungannya kegiatan KPK menangkap Amran dengan kegiatan pilkada.
"Situasi pasca pilkada maupun kegiatan KPK berlangsung kondusif. Saya berterima kasih kepada semua masyarakat Buol," katanya.
Hingga pukul 14.30 WITA, Amran Batalipu masih diamankan di ruang tunggu VIP terminal Bandara Mutiara Palu setelah sebelumnya diangkut dari Tolitoli.
Amran ditangkap KPK di kediaman pribadinya di Kelurahan Leok I, Buol, Jumat pukul 04.00 WITA setelah sebelumnya KPK menetapkan mantan Ketua DPRD Buol itu sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyuapan penerbitan izin perkebunan kelapa sawit milik pengusaha Hartati Murdaya.
Setelah ditangkap Amran kemudian dibawah ke Tolitoli dan diamankan di Polres setempat. Calon Bupati Buol incumbent itu kemudian dibawa ke Palu menggunakan pesawat reguler. (A055)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
