
IAIN Palu b uka program studi pendidikan profesi guru

Palu (ANTARA) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, melalui Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) membuka satu program studi baru yakni pendidikan profesi guru (PPG), dalam upaya meningkatkan kapasitas tenaga kependidikan.
"Hari ini Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam melakukan penelitian lapangan borang secara virtual terhadap program studi tersebut," kata Dekan FTIK IAIN Palu Dr Muhammad Idhan di Palu, Kamis.
Idhan menguraikan IAIN Palu merupakan salah satu dari enam Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia yang diteliti oleh Kementerian Agama atas pengajuan proposal pembukaan prodi PPG.
"Kami telah mengajukan proposal dan borang pembukaan prodi PPG pada Februari yang lalu," ujarnya berkaitan dengan presentasi dan penilaian borang program studi PPG.
Penelitian prodi PPG itu, kata dia, meliputi tiga komponen yakni kesiapan sumber daya manusia meliputi dosen dan tenaga kependidikan, kemudian menyangkut sarana dan prasarana penunjang, dan kurikulum untuk progran studi tersebut.
Ia menjelaskan FTIK IAIN Palu sebelum menghadapi penilaian lapangan dari Kementerian Agama beserta tim visitasi borang prodi tersebut, pihaknya telah melaksanakan pelatihan dan pembinaan mengenai profesi guru dalam jabatan.
"Dari pengalaman itu, menurut dia, bisa menjadi satu indikator kesiapan FTIK IAIN Palu menghadapi penilaian lapangan dan borang program studi PPG, oleh karena itu, kami optimistis akan mampu melewati proses penelitian borang ini dengan baik dan sukses," ungkap dia.
Ia menambahkan, program studi PPG meliputi dua bidang studi yakni, bidang studi pendidikan agama Islam dan pendidikan Bahasa Arab.
Hal senada dengan Wakil Dekan Bidang Akademik FTIK, Dr Hamlan mengemukakan pihaknya telah menyiapkan dokumen penelitian dan penilaian borang yang menyangkut sumber daya manusia, meliputi pengelola PPG, tenaga kependidikan, dan guru pamong.
"Kami berharap melalui pengajuan proposal dan borang pembukaan PPG tersebut, Kementerian Agama memberikan kepercayaan kepada FTIK IAIN Palu untuk menjadi penyelenggara pendidikan profesi guru," ujarnya.
Ia menjelaskan penyelenggaraan pendidikan profesi guru meliputi dua komponen dalam peningkatan kapasitas guru, pertama guru dalam jabatan, yakni guru yang telah melaksanakan tugas sebagai guru di madrasah atau sekolah yang belum tersertifikasi.
"Mereka akan mengikuti pendidikan selama enam bulan atau satu semester, dengan ketentuan lulus mata kuliah sebanyak 24 SKS untuk guru dalam jabatan," ungkap dia.
Kedua, komponen guru pra jabatan yakni calon guru untuk mengikuti pendidikan profesi guru selama setahun atau dua semester, dengan jumlah SKS mata kuliah sebanyak 36 - 40 SKS.
Sementara Wakil Rektor Bidang Akademik IAIN Palu Dr Abidin Djafar mengemukakan penelitian dan penilaian terhadap proposal dan borang PPG yang dilakukan oleh Kementerian Agama dan tim penilai dan penelitian itu merupakan satu bentuk kesiapan dan kesungguhan IAIN Palu dalam rangka membuka program studi PPG.
"IAIN Palu sudah memenuhi kelengkapan berkas administrasi dalam proposal dan borang PPG itu, oleh karena itu kami siap membuka program studi PPG," ungkap Djafar.
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor:
Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
