
Aparat Siap Kawal Warga Poso Berkebun

Aparat selalu siap mengawal, namun warga juga harus hati-hati
Palu, (antarasulteng.com) - Aparat keamanan siap mengawal warga Kabupaten Poso, terutama yang berada di lokasi pencarian teroris, untuk berkebun karena selama ini warga khawatir mendapat gangguan dari kelompok sipil bersenjata.
"Aparat selalu siap mengawal, namun warga juga harus hati-hati," kata Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Hari Suprapto di Kota Palu, Sabtu.
Selama sekitar satu bulan terakhir, warga Poso yang berada di Desa Tangkura dan Lembah Napu merasa resah karena ada warga di sana yang dibunuh kelompok sipil bersenjata.
Mereka tidak berkebun atau mencari nafkah di hutan sehingga kegiatan perekonomian terganggu. Pemerintah daerah juga telah memberi bantuan bahan makanan kepada masyarakat yang kegiatan perekonomiannya terganggu tersebut.
Saat ini terdapat tiga warga Poso yang berada di Kawasan Lembah Napu masih dinyatakan hilang, dan diduga diculik oleh kawanan sipil berbahaya.
Warga tersebut bernama Obet Sabola dan pamannya Yunus Penini yang menghilang sejak 9 Desember 2014, ketika sedang berburu di hutan di Lembah Napu.
Seorang warga lainnya bernama Harun Tobimbi yang keberadaannya masih belum diketahui sejak awal Januari 2015.
Saat ini seribuan pasukan Polri dibantu dengan 200-an pasukan TNI masih memburu kelompok teroris yang dipimpin Santoso.
Pasukan keamanan itu juga berupaya memutus jaringan teroris agar tidak bisa mengirimkan logistik ke dalam hutan.
Masyarakat juga diminta meningkatkan keamanan daerah untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi. (skd)
Pewarta : Riski Maruto
Editor:
Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
