Logo Header Antaranews Sulteng

Jalur Kereta Api Terkoneksi Dengan KEK Palu

Jumat, 4 Desember 2015 06:07 WIB
Image Print
Hindro Surahmat (Dok ANTARA Sulteng)
Kami sedang menyiapkan master plan. Dalam jangka panjang jalur lintasan akan menghubungkan Pelabuhan Pantoloan, KEK dan kabupaten penyangga di luar Kota Palu seperti Parigi Moutong dan Morowali

Palu, (antarasulteng.com) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan mengupayakan agar master plan jalur kereta api yang akan dibangun di Sulawesi, terinterkoneksi dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kota Palu.

"Kami sedang menyiapkan master plan. Dalam jangka panjang jalur lintasan akan menghubungkan Pelabuhan Pantoloan, KEK dan kabupaten penyangga di luar Kota Palu seperti Parigi Moutong dan Morowali," kata Kepala Dinas Perhubungan Sulteng Hindro Surahmat di Palu, Kamis.

Menurut Hindro, KEK merupakan kawasan industri dengan kebutuhan transportasi yang sangat besar. Selain itu lalu lalang lintasan kendaraan pengangkut barang (kontainer) pastinya tidak dapat dihindari dan akan menambah beban jalan.

"Jadi jalur kereta api ini juga nantinya bisa digunakan sebagai lintasan angkutan kontainer," ungkapnya

Selain itu, kata dia, kereta api diharapkan mengurangi beban di sektor jalan raya, termasuk mengenai angkutan barang harus melewati kereta api.

"Kalau kita bisa memindahkan sebagian besar beban yang ada di jalan ke kereta api, kita bisa mengurangi tingkat kerusakan jalan," ujarnya.

Ia menjelaskan awal 2016, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan memulai studi kelayakan untuk transportasi perkeretaapian tersebut dengan menggunakan anggaran APBN Kementerian Perhubungan.

Menurut dia, pembangunan jalur kereta api trans sulawesi termasuk skala prioritas karena masuk dalam jalur transit dua kota besar yakni Makassar dan Bitung.

"Setelah studi kelayakan 2016, kami mengharapkan `action` konstruksinya sudah bisa dimulai 2018-2019. Sesuai agenda tahun berikutnya di 2017 kami akan menyiapkan jalur lintasan, melaksanakan studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan pembebasan lahan," ungkapnya.

Segmen jalur kereta api sendiri, direncanakan mulai dari Topoyo, Sulawesi Barat, masuk ke Donggala kemudian Palu (Pantoloan), selanjutnya ke Parigi.

"Di Parigi akan terbagi dua arah, sebelah kanan menuju Poso selanjutnya ke Morowali dan Masamba (Sulsel). Sebelah kiri menuju Moutong kemudian Gorontalo dan tembus ke Bitung.



Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026