BSI Palu terus tingkatkan pemberdayaan ekonomi umat

id bsi,bank syariah indonesia,bsi palu,dmi,pemberdayaan ekonomi umat,wawan purwantoro

BSI Palu  terus tingkatkan pemberdayaan ekonomi umat

Areal Manager BSI Palu Wawan Purwantoro (kiri), foto bersama Sekretaris PW DMI Sulteng Muchtar Ibnu Masud, usai dialog bertajuk peran BSI dalam membangun ekonomi umat, di Palu, Senin (25/4/2022). (ANTARA/HO-Dok Humas DMI Sulteng)

Palu (ANTARA) - Manajer Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Palu, Sulawesi Tengah, Wawan Purwantoro mengemukakan program pemberdayaan umat dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan terus ditingkatkan dalam rangka meningkatkan ekonomi umat.

"Sektor-sektor produktif untuk UMKM pemberdayaan umat akan terus ditingkatkan," kata Wawan Purwanto dalam dialog bertajuk peran BSI dalam membangun ekonomi umat di Sekretariat PW DMI Sulteng di Palu, Senin.

Wawan menerangkan BSI merupakan penggabungan dari tiga bank syariah yaitu Mandiri Syariah, BRI Syariah dan BNI Syariah. Saat ini BSI menargetkan menjadi top ten global tahun 2025.

"Penggabungan ini menghasilkan sinergi yang baik, yang Insya Allah nanti menjadi bank top ten global tahun 2025, yang dilihat dari market cap atau kapitalisasi pasar global," ujarnya.

"Terkhusus umat Islam di Indonesia merupakan mayoritas, yang perlu diakomodir dalam satu bank syariah yang lebih besar," ucapnya.

Wawan menguraikan untuk sektor produktif UMKM pemberdayaan umat, BSI menargetkan realisasi mencapai 30 persen.

"Saat ini BSI berada di peringkat secara nasional dua atau 22 persen untuk realisasi program pemberdayaan umat. Nah, BSI menargetkan tahun 2022 ini terealisasi 30 persen," ungkapnya.

"Karena itu, sektor-sektor produktif untuk pemberdayaan umat itu kita terus tingkatkan," kata dia.

Untuk mencapai target tersebut, Wawan menerangkan BSI mengembangkan sistem layanan digital yaitu BSI mobile. Lewat BSI mobile yang dilengkapi dengan berbagai fitur layanan, masyarakat diberikan kemudahan layanan berbagai produk BSI.

"Dengan BSI mobile masyarakat bisa mengakses sahabat finansial, bertujuan untuk mendukung kelancaran transaksi masyarakat mengenai pembayaran, pembelian. Kemudian, sahat sosial yang dapat digunakan oleh sahabat BSI mobile untuk memberikan langsung bantuan kepada dhuafa," ungkapnya.

Di dalam BSI mobile tersebut, kata dia, juga terdapat layanan zakat, infak dan sedekah, bahkan layanan spiritual yang dapat digunakan oleh sahabat mobile BSi dan masyarakat.

BSI, sebut dia, juga menyediakan layanan Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif), bagi masyarakat yang belum dapat mengakses kantor cabang BSI terdekat.

"Di Sulteng kami targetkan 1.000 laku pandai, bahkan akan melebar di Gotonralo dan Sulawesi Tenggara. Laku Pandai ini akan kami adakan di kabupaten yang belum memiliki cabang BSI," ujarnya.

Areal Manager BSI Palu Wawan Purwantoro (kanan), dalam dialog bertajuk peran BSI dalam membangun ekonomi umat, di Palu, Senin (25/4/2022). (ANTARA/HO-Dok Humas DMI Sulteng)

Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.