
Bulog Sulteng masifkan intensitas program SPHP
Sabtu, 4 Maret 2023 14:10 WIB

Palu (ANTARA) -
Kantor Wilayah Perum Bulog Sulawesi Tengah (Sulteng) terus memasifkan intensitas program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di daerah dengan cara mendistribusikan hasil produksi baik itu ke toko ritel ataupun di pasar besar di Kota Palu.
Kepala Kanwil Perum Bulog Sulawesi Tengah, David Susanto di Palu, Sabtu, mengatakan program SPHP terus dijalankan oleh Kanwil maupun Kantor Cabang yang saat ini telah melewati tahap pertama.
“Kami juga ada memasukkan produk Bulog ke retail baik itu di pasar-pasar pencatatan atau pasar besar di Kota Palu, seperti di Pasar Inpres Masomba, termasuk gerai rumah pangan kita (RPK)," ujarnya.
Ia mengaku, pihaknya rutin melaksanakan program stabilitas, dan kini salah satunya Kabupaten Sigi sedang berjalan melalui pasar murah tahap awal pada Bulan Februari lalu dengan harga jual maksimal beras medium Rp9.450 per kilogram.
Dikemukakannya, menjelang Bulan Suci Ramadhan, program SPHP juga akan semakin ditingkatkan, khususnya untuk institusi pemerintahan.
“Biasanya menjelang dan sepanjang Puasa instansi pemerintah di kabupaten/kota rutin melakukan pasar murah, dan Bulog salah satu mitra yang terlibat," ucapnya.
Ia menuturkan, permasalahan ditemui di lapangan yakni lebih kecilnya pasaran untuk beras medium dibandingkan pasar beras premium, karena konsumen terhegemoni dengan produk bermerk ketimbang mengonsumsi produk lokal, sehingga berdampak pada peningkatan permintaan stok kualitas premium di pasaran.
"Sementara Bulog tidak diwajibkan mendistribusikan beras kualitas medium," katanya.
Ia menambahkan, masa panen raya akan segera dimulai beberapa pekan ke depan hingga pertengahan April nanti di sejumlah daerah sentra, dengan harapan masa panen raya ini dapat membantu menekan lonjakan harga pangan.
"Pada panen raya nanti, diutamakan hasil produksi petani untuk mengisi stok beras di pasaran," katanya lagi.
Pewarta : Mohamad Ridwan/Nur Amalia
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
